Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) membangun wirausaha sejak dini agar merdeka secara finansial sekaligus menjadi pencipta lapangan pekerjaan.
Semarak.co – Maman mendorong mahasiswa tidak hanya mengejar indeks prestasi, tetapi juga memperkaya pengalaman melalui kegiatan nonformal seperti merintis usaha. Pengalaman kewirausahaan akan menjadi bekal penting dalam dunia kerja setelah lulus.
Ia menilai profesi pengusaha menawarkan peluang terbesar untuk mencapai kemandirian finansial. Meski setiap wirausaha menghadapi risiko kegagalan, kesulitan itu justru menjadi titik awal lahirnya keberhasilan.
“Saya berharap mahasiswa berani memulai usaha sejak sekarang. Keberanian mewujudkan mimpi adalah jalan menuju masa depan yang cerah,” kata Maman, saat menyampaikan kuliah umum di Undip, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Media Teman UMKM, Jumat sore (21/11/2025).
Rektor Undip Suharnomo mengungkapkan besarnya potensi wirausaha di lingkungan kampus. Survei internal menunjukkan 22 persen mahasiswa Undip berminat menjadi pengusaha, dan banyak yang telah memulai usaha mandiri.
Setiap tahun Undip mencetak 10–15 UMKM Ekspor dengan nilai transaksi rata-rata 1,2 juta dolar AS atau Rp20 miliar. Tahun ini, sivitas akademika Undip juga menghasilkan 35 inovasi usaha berbasis teknologi. “Ini peluang besar untuk memberikan pendampingan dan pembinaan sehingga mahasiswa dan UMKM naik kelas,” ujar Suharnomo.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, turut mengajak mahasiswa Undip menjadi pengusaha melalui program Micopreneur, sehingga kontribusi mahasiswa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional semakin nyata.
Ia mendorong kampus membangun ekosistem usaha yang kuat, mulai dari pendampingan, akses pembiayaan, digitalisasi, kemitraan rantai pasok, hingga pemasaran. Upaya tersebut sangat dibutuhkan mahasiswa agar usaha yang dirintis lebih produktif, berkelanjutan, dan kompetitif. (hms/smr).





