Aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma. Foto: internet

Aktivis Tionghoa yang juga koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) fokus pada tiga hal di sisa masa jabatannya yang hanya tinggal tiga tahun lagi.

semarak.co-Ketiga hal itu, kata Lieus, pertama menurunkan elektoral treshold untuk pemilihan presiden (Pilpres) dari 20% menjadi nol persen. Kedua, fokuskan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindak korupsi di tiga instansi penegak hukum, yakni Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman. Ketiga, berantas mafia tanah.

“Kalau Jokowi menurunkan elektoral treshold untuk pemilihan Presiden dari 20 menjadi nol persen, maka bukan hanya partai-partai politik yang happy, tapi semua rakyat Indonesia juga senang,” ujar Lieus seperti rilis yang diterima redaksi www.semarak.co melalui pesan elektronik, Sabtu (3/12/2021).

Karena setiap warga negara yang berpotensi menjadi pemimpin mendapat peluang untuk maju sebagai presiden. “Tokoh-tokoh bangsa yang selama ini tak mendapat kesempatan tampil karena aturan elektoral treshold itu, bisa mendapat kesempatan untuk maju.

“Itu artinya peluang rakyat untuk mendapat pemimpin yang baik menjadi lebih banyak. Sedangkan terhadap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Lieus minta presiden Jokowi memfokuskan KPK pada penindakan korupsi yang terjadi di tiga lembaga penegak hukum, yakni Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman.