Mantan Juara UFC Jagokan Tyson Fury Kalahkan Anthony Joshua

Mantan juara Ultimate Fighting Championship (UFC), Francis Ngannou sedikit lebih menjagokan petinju Tyson Fury untuk bisa mengalahkan petinju Anthony Joshua. Ngannou tentu sangat mengenal kedua petinju kelas berat tersebut.

Semarak.co Francis Ngannou tercatat sebagai petinju yang pernah menghadapi baik Fury dan juga Joshua di sebuah pertarungan. Jagoan yang berasal dari Kamerun ini menghadapi Fury lebih dahulu yakni pada tahun 2023 silam.

Bacaan Lainnya

Kalah pengalaman, Ngannou yang baru saja hijrah sebagai petinju — sebelumnya sebagai Youtuber — tentu tak bisa mengatasi ketangguhan petinju Tyson Fury. Setahun berselang atau tahun 2024, Ngannou mendapatkan kesempatan berduel kontra Anthony Joshua.

Nasib eks juara jelas berat tinju gaya bebas atau UFC itu juga tidak terlalu mujur, di mana dia kalah KO (knockout). Ngannou sudah punya jagoan sendiri andai Tyson Fury dan Anthony Joshua benar-benar dipertemukan di atas ring.

Dia sedikit lebih menjagokan Tyson Fury yang dinilai punya performa lebih atas Anthony Joshua. “Kalau harus menjagokan salah satunya, maka itu akan sangat tipis,” bebernya, seperti dilansir Juara.net dari MMA Junkie.

“Saya akan sedikit lebih menjagokan Fury,” katanya. “Itu karena dia adalah petarung yang sangat lincah. Dia sudah mencatatkan performa luar biasa di jagat tinju. Dia hanya tidak sadar akan harus berhenti sebagai petinju level profesional,” sambung Ngannou.

Pertarungan tinju akbar antara Fury lawan Joshua dikabarkan akan diselenggarakan pada tahun 2026 ini. Promotor kondang, Frank Warren belakangan menjelaskan soal kapan bentrokan tersebut kemungkinan bisa digelar.

“Tyson sudah mengiakan pertarungan ini sejak beberapa bulan lalu,” tutur Warren, yang juga dilansir Juara.net dari Mirror. “Sekarang, AJ sudah mengiakannya juga. Berarti, pertarungan ini akan benar-benar tergelar.”

“Kalau melihat situasi sekarang, bentrokan paling cepat dpentaskan bulan Oktober 2026 nanti. Pertarungan ini sangat bagus dan akan berlangsung dalam waktu lama. Kalau saya sendiri merasa pertarungan takkan digelar lebih cepat dari bulan Oktober,” katanya. (net/jn/mma/m/kim/smr)

Pos terkait