Kiat-Kiat Lulus Perguruan Tinggi Langsung Diterima Bekerja dalam Pasar Tenaga Kerja Global

Oleh Vincent Gaspersz *)

semarak.co– Bagi Anda calon sarjana/magister/doktor yang ingin bekerja dalam pasar tenaga kerja di manapun di dunia (pasar global),  maka TIDAK USAH peduli dengan nomor ranking dari  Universitas/Perguruan Tinggi Anda sekarang. Mau tahu rahasianya agar lulusan yang dihasilkan langsung diterima dalam pasar tenaga kerja Industri di Indonesia maupun di ASEAN atau tempat lainnya?

Orientasi pasar tenaga kerja seharusnya BUKAN PNS yang sangat terbatas kuotanya TETAPI pada perusahaan-perusahaan industri besar, sedang, maupun kecil  di Indonesia, bahkan bila perlu di luar Indonesia.

Desain saja kurikulum atau sisipkan poin-poin inti tentang kebutuhan industri itu dalam setiap mata kuliah yang ada. Sebagai contoh untuk jurusan manajemen, maka kebutuhan utama dari dunia industri di seluruh dunia adalah:

  • Problem Solving & Decision Making: dapat disisipkan dalam mata kuliah: analisis keputusan, statistika, metode kuantitatif dalam manajemen, dll
  • Keterampilan berpikir statistika (statistical thinking) dapat disisipkan dalam mata kuliah pengantar statistika atau statistika lanjutan.
  • Manajemen Kualitas, dapat disisipkan dalam mata kuliah manajemen produksi dan operasional.
  • Throughput Accounting dapat disisipkan dalam mata kuliah pengantar akuntansi dan akuntansi lanjutan.
  • TOPS (Team Oriented Problem Solving) dapat disisipkan dalam mata kuliah manajemen sumber daya manusia.
  • Supply chain management dapat disisipkan dalam mata kuliah manajemen produksi dan operasional atau membuat mata kuliah sendiri.
  • Keterampilan presentasi, mengemukakan pendapat, dll dapat dipraktekkan langsung dalam semua mata kuliah ketika mahasiswa melakukan presentasi tugas dari setiap mata kuliah.
  • Keterampilan menyusun SOP (Standard Operating Procedures) dapat disisipkan dalam mata kuliah manajemen produksi dan operasi, manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, manajemen keuangan/akuntansi, dll.
  • Ketika mahasiswa berada pada semester terakhir, maka lakukan pelatihan intensif tentang: Sistem Manajemen ISO 9001:2015 selama 5-10 hari, TOPS selama 5-10 hari, Problem Solving & Decision Making selama 5-10 hari, dll. Mungkin ini bisa dimasukkan dalam mata kuliah pilihan seperti: Kapita Selecta atau lainnya untuk melatih calon lulusan berkompetisi dalam pasar tenaga kerja Indonesia.
  • Semua calon lulusan diharuskan praktek lapang di perusahaan-perusahaan skala besar, sedang, kecil di Indonesia.

CATATAN: semua poin yang dikemukakan di atas BUKAN sekedar TEORI tetapi HARUS bisa langsung diaplikasikan, meskipun menggunakan SIMULASI atau data hipotesis!

Pengalaman saya melakukan hal di atas, HANYA dalam enam bulan lulusan yang bukan berasal dari Universitas TOP (Ranking 1-10) di Indonesia, MAMPU diterima bekerja di perusahaan ternama seperti Uniliever Indonesia, dll, mengalahkan calon-calon yang berasal dari UI, ITB, dan IPB.

Apakah manajemen universitas/perguruan tinggi di Indonesia MAMPU melakukan hal-hal di atas? Jika dilakukan maka hasilnya dalam 2-3 tahun akan mengangkat nama universitas  yang belum dikenal dalam pasar tenaga kerja di Indonesia maupun di luar Indonesia menjadi sejajar dengan universitas TOP baik di Indonesia, ASEAN, maupun dunia.

Jika hal-hal di atas belum ada atau belum dipraktekkan di tempat Anda kuliah sekarang, maka lakukan pembelajaran secara MANDIRI melalui berbagai sumber yang ada untuk menutupi kesenjangan yang ada dalam diri Anda sebagai mahasiswa di Indonesia. Dengan demikian, maka secara langsung Anda ikut bertanggung jawab untuk meningkatkan daya saing pada diri Anda sendiri TANPA bergantung pada orang lain.

Salam SUCCESS

*) penulis adalah Lean Six Sigma Master Black Belt and Certified Management Systems Lead Specialist

 

sumber: WA Group KGN REBOAN RUTIN (post Mario Vieira, Jumat 11 September 2020)

LEAVE A REPLY