roduk sambel kemasan dengan brand e-Sambelin mengembangkan sayap usaha dengan memproduksi ayam dan bebek ongkep siap dimasak dalam kemasan frozen. Foto: istimewa

Dampak negatif pandemi Covid-19 bagi pelaku usaha mikro dan kecil memang luar biasa. Banyak yang tiarap dan tak sedikit pula yang gulung tikar. Namun, tidak demikian dengan Darmono, pelaku usaha kecil yang merintis usaha produk sambel kemasan dengan brand e-Sambelin.

semarak.co– “Di saat sulit seperti sekarang, kita harus berani melakukan inovasi produk dan ekspansi bisnis,” ungkap Darmono kepada wartawan di Jakarta, Kamis kemarin (15/10/2020).

Dengan tetap memproduksi dan memasarkan produk sambel dalam kemasan e-Sambelin, Cak Mono sapaan akrab Darmono, mengembangkan sayap usaha dengan memproduksi ayam dan bebek ongkep siap dimasak dalam kemasan frozen.

Cak Mono menyediakan bebek ongkep dan ayam ongkep dengan cita rasa khas Madura. “Ayam dan bebek ongkep ini untuk lebih memberikan kepraktisan kepada ibu-ibu rumah tangga agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan mengurangi aktifitas keluar rumah,” kata Cak Mono.

Kekhasan produk ayam dan bebek Cak Mono ini tetap terletak pada cita rasa sambelnya yang khas Madura. “Karena dalam bentuk kemasan frozen, maka konsumen bisa mengkonsumsinya dalam keadaan panas,” kata Cak Mono.

Bagi Cak Mono, inovasinya ini bertujuan juga untuk memanjakan dan memudahkan mendapatkan lauk-pauk bagi keluarga. “Ayam dan bebek ongkep e-Sambelin ini tinggal digoreng oleh konsumen dengan pendamping tetap sambel dari e-Sambelin. Praktis kan?,” imbuh Cak Mono.

Alasan memilih ayam dan bebek, Mono mengatakan, “aat pandemi seperti ini, banyak keluarga yang lebih mengutamakan kebutuhan pokok berupa pangan bagi keluarganya. Menu ayam dan bebek merupakan makanan yang disukai banyak orang.”

Meski begitu, Cak Mono tidak meninggalkan produk sambel dalam kemasan yang sudah lama digelutinya. “Setiap pembelian ayam dan bebek, konsumen akan mendapatkan dua sambel. Yaitu, sambel Cak Mono dan sambel hitam khas bebek Madura,” ucapnya.

Dengan pola pemasaran seperti itu, harap dia, ketika konsumen merasa kurang dengan sambelnya, maka bisa pesan e-Sambelin. Sehingga, produk utama  e-Sambelin sama-sama jalan.

Belum lama meluncurkan ayam dan bebek ongkep, sambutan konsumen terbilang bagus dengan banyaknya pesanan. “Alhamdulillah, lewat jaringan pasar yang sudah terbentuk melalui media sosial, produk baru e-Sambelin ini bisa diterima pasar dengan baik,” ucapnya.

Soal rasa, Cak Mono menyerahkan ke konsumen. “Tapi, e-Sambelin selalu berkomitmen untuk selalu memanjakan lidah konsumen,” pungkas Cak Mono. (smr)

LEAVE A REPLY