Rivalitas pembalap motor Valentino Rossi dan Marc Marquez tetap terasa meski sudah 10 tahun sejak insiden di Sepang 2015. Fans kedua rider diminta untuk move on. MotoGP Malaysia 2015 menjadi awal mula retaknya hubungan Rossi dan Marquez.
Semarak.co – Kedua pebalap dunia saat itu bersaing ketat di balapan dan berakhir dengan crashnya The Baby Alien. Valentino Rossi dianggap bertanggung jawab karena sengaja mengayunkan tendangan ke motor Marquez hingga terjatuh.
The Doctor pun kena hukuman pada seri pamungkas di Valencia, berimbas pada kegagalannya menjadi juara dunia. Aroma dendam kedua pebalap menjalar hingga ke kalangan penggemar. Fans Rossi dan Marquez saling menyalahkan satu sama lain, serta mencemooh rivalnya di sirkuit.
Marc Marquez masih mendapat sambutan panas dalam race di Italia, negara kelahiran Rossi, bahkan ketika dirinya berseragam Ducati yang notabene tim asal Italia. Hal itu rupanya membuat kesal manajer tim Ducati Davide Tardozzi.
Di mata Tardozzi, insiden sirkuit Sepang 2015 di Malaysia tak bisa disalahkan ke satu pihak karena Valentino Rossi dan Marc Marquez sama-sama bersalah. Dia meminta fans MM93 dan VR46 untuk move on dan tak membahas itu lagi, demikian dilansir detik.com pada 26/12/2025.
“Saya benar-benar lelah dengan kenangan dari tahun 2015, cukup sudah. Anda bukan penggemar motor sejati jika masih belum beranjak dari situ. Inilah mengapa hal demikian sangat mengganggu saya” kata Tardozzi dalam dokumenter teranyar DAZN. (net/dc/kim/smr)





