PT Sucofindo meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (3R) Bhakti Pertiwi di Desa Bresela, Gianyar Bali, Selasa (31/5/2022). Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R ini secara simbolis dilakukan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Sucofindo Budi Hartanto bersama Bupati Gianyar yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra dan disaksikan Perbekel Desa Bresela, I Wayan Dirka.
semarak.co-Sadra menyampaikan apresiasi kepada Sucofindo atas bantuan sarana dan prasarana yang telah diberikan kepada Desa Bresela. Semoga kerja sama ini tetap terjalin tidak hanya di lingkungan Bresela, namun di sejumlah wilayah di Kabupaten Gianyar, sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan yang sehat dan produktif di Kabupaten Gianyar khususnya Desa Bresela.
Bantuan TPS 3R ini diharapkan dapat mengurai polemik sampah di lingkungan Kabupaten Gianyar. Saat ini, kata Sadra, hampir 60% TPS telah beroperasi di Kabupaten Gianyar. Pihaknya berharap kehadiran TPS ini dapat mengurai permasalahan sampah yang ada di kawasan Kabupaten Gianyar.
Kesempatan sama, secara simbolis Sucofindo menyerahkan bantuan sarana pendidikan pendidikan dini (PAUD) kepada Sekolah Dasar Negeri 1 Bresela. TPS 3R ini, kata Budi, merupakan wujud kepedulian dan dukungan Sucofindo melalui Unit Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau dulu PKBL (Program Kemitran Bina Lingkungan).
“Serta mendukung pemerintah dalam tercapainya sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. TPS 3R diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkan,” imbuh Budi dirilis humas Sucofindo usai acara melalui email semarak.redaksi@gmail.com, Jumat (3/6/2022).
Selain itu, kata Budi, pengelolaan sampah tersebut tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, namun dapat menjadi nilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. “Pembangunan TPS 3R ini juga dapat menciptakan Creative Sharing Value (CSV) bagi masyarakat maupun perusahaan,” ujar Budi.
Bagi masyarakat, terang dia, yaitu membuka peluang terkait pengelolaan sampah menjadi pupuk yang dapat memberi manfaat ekonomi untuk masyarakat. Bagi perusahaan yaitu terbukanya peluang jasa uji laboratorium terhadap kualitas pupuk dan sertifikasi pupuk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Penyerahan sumbangan berupa bantuan sarana pendidikan dini (PAUD) adalah wujud implementasi SNI ISO 2600 dengan melibatkan masyarakat sekitar dalam era sustainable development dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada bidang pemastian pendidikan berkualitas,” tuturnya.
Perbekel Desa Bresela I Wayan Dirka merespon baik komitmen PT SUCOFINDO dalam mendukung kelestarian lingkungan serta pendidikan di Desa Bresela. Dirka menyampaikan terima kasih atas dukungan materi yang telah diberikan, semoga mampu meningkatkan produktifitas dan perekonomian masyarakat serta meningkatkan kualitas pendidikan sejak dini di Desa Bresela. (smr-27)





