PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) masuk daftar “Global 500 2026” oleh Brand Finance, konsultan valuasi merek terkemuka dunia yang berbasis di London. Capaian ini turut menempatkan BRI sebagai salah satu merek paling bernilai di dunia, dan nomor satu di Indonesia.
Semarak.co – Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa pencapaian BRI dalam Global 500 2026 mencerminkan kekuatan merek serta kepercayaan masyarakat yang terus menguat terhadap layanan BRI.
“Pengakuan global ini kami dedikasikan kepada seluruh nasabah setia BRI serta Insan BRILiaN yang telah memberikan kontribusi terbaiknya,” ujar Hery Gunardi, dirilis humas melalui WAGroup BRI X Jurnalis, Kamis (9/4/2026).
Seiring percepatan BRIVolution Reignite, termasuk melalui corporate rebranding, BRI tetap berpegang pada DNA kerakyatannya dengan menghadirkan layanan yang semakin inklusif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Sebagai bagian dari transformasi BRIVolution Reignite, BRI pada Desember 2025 meluncurkan corporate rebranding yang mengusung semangat baru, “Satu Bank untuk Semua”. Pembaruan ini meliputi penyegaran identitas visual hingga penguatan layanan di seluruh jaringan dan produk.
Dalam identitas baru tersebut, nama “Bank Rakyat Indonesia” ditampilkan lebih menonjol sebagai penegasan kedekatan historis BRI dengan masyarakat sekaligus memperkuat akar kerakyatannya. Di tengah modernisasi, BRI tetap hadir sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama rakyat, khususnya pelaku UMKM.
Melalui transformasi ini, BRI turut memastikan bahwa rebranding tetap selaras dengan dinamika masyarakat yang semakin beragam, sekaligus menegaskan komitmen untuk mendukung perjalanan finansial setiap orang Indonesia melalui layanan yang lebih inklusif, responsif dan digital-friendly.
Managing Director Asia Pacific Brand Finance Alex Haigh menyatakan, sektor perbankan masih mendominasi brand ASEAN dalam peringkat Global 500 2026. Hal ini terlihat dari hadirnya bank-bank besar seperti DBS dan OCBC Bank dari Singapura, BRI dari Indonesia serta Maybank dari Malaysia.
“Kinerja ini mencerminkan bagaimana perusahaan-perusahaan di ASEAN mampu menggabungkan kekuatan yang telah terbangun lama dengan strategi pertumbuhan yang tepat untuk bersaing di tingkat global,” ucapnya. (hms/smr)





