PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank penyalur bonus atlet SEA Games bersama Kemenpora menggelar kegiatan literasi dan edukasi keuangan bertajuk “Champions Beyond the Arena: Smart Finance for Champion Athletes” di Menara BRILiaN Jakarta, pada Rabu (7/1/2026).
Semarak.co – Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan, edukasi literasi keuangan penting bagi para atlet. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan akan membantu atlet mengelola penghasilan yang diterima secara bijak.
“Prestasi di arena olahraga merupakan puncak dedikasi dan disiplin, namun tantangan sesungguhnya sering kali muncul di luar arena, terutama dalam mengelola pendapatan, merencanakan masa depan, serta menjaga stabilitas finansial jangka panjang,” ujar Hery, dirilis humas BRI usai acara melalui WAGroup BRI X Jurnalis, Jumat (9/1/2025).
Senada, Menpora Erick Thohir menyatakan, kolaborasi strategis ini, untuk mendorong atlet menjadi juara tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga dalam pengambilan keputusan finansial yang bijak dan berkelanjutan.
“Kami memandang penting menggandeng BRI bersama para pakar finansial guna memberikan edukasi dan literasi keuangan. Harapannya, para atlet dan pelatih dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengelola penghasilan dan berinvestasi secara tepat,” ujar Erick Thohir.
Melalui program literasi edukasi ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, perencanaan masa depan finansial, serta pembentukan kebiasaan finansial yang sehat.
BRI pun mendatangkan perencana keuangan independen dan praktisi literasi finansial yakni Prita Ghozie. Prita membagikan wawasan praktis dan relevan bagi para atlet berprestasi agar mampu mengelola penghasilan, merencanakan masa depan, dan membangun ketahanan finansial sebagai juara, tidak hanya di arena, tetapi juga dalam kehidupan jangka panjang.
Diketahui, para atlet peraih medali SEA Games Ke-33 Thailand 2025 mendapatkan bonus dari pemerintah. Untuk atlet perorangan, bonus Rp1 miliar bagi peraih medali emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta bagi peraih perunggu.
Sementara itu, atlet ganda menerima bonus Rp800 juta untuk emas, Rp252 juta untuk perak, dan Rp126 juta untuk perunggu. Pada kategori atlet beregu, bonus yang diberikan masing-masing sebesar Rp500 juta untuk emas, Rp220,5 juta untuk perak, dan Rp110,25 juta untuk perunggu.
Selain atlet, apresiasi juga diberikan kepada pelatih, dengan rincian pelatih atlet perorangan atau ganda memperoleh bonus Rp300 juta untuk medali emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu.
Adapun pelatih beregu menerima bonus Rp400 juta bagi peraih emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu. Khusus bagi pelatih yang menangani perolehan medali kedua dan seterusnya, bonus diberikan sebesar Rp150 juta untuk emas, Rp63 juta untuk perak dan Rp31,5 juta untuk perunggu. (hms/smr)






