Apresiasi Dukungan Pemprov DKI Jakarta, Menekraf Riefky Sebut Sinergi Pusat dan Daerah Kunci Penguatan Ekraf

Menteri Ekraf  (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap pelaksanaan program prioritas ekonomi kreatif sepanjang 2025.

Menteri Ekraf  (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap pelaksanaan program prioritas ekonomi kreatif sepanjang 2025. Dia menyatakan, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

Semarak.co – Menurut Riefky, kolaborasi lintas sektor membuka peluang promosi global bagi pelaku kreatif nasional sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.

Bacaan Lainnya

“FCE Meeting tahun lalu terbukti mendapatkan animo cukup tinggi dari berbagai negara. Tercatat, sebanyak 500 peserta mengikuti FCE Meeting, 300 orang di antaranya hadir langsung. Kami harap ke depannya kolaborasi ini tetap berlanjut,” ujarnya, dirilis humas Kemenekraf usai acara melalui WAGroup Kemenekraf siaran Pers, Jumat (9/1/2026).

Kemenekraf juga mendukung langkah DKI Jakarta dalam memperkuat posisi sebagai salah satu dari 20 besar kota global dunia. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong lebih banyak agenda internasional di bidang ekonomi kreatif agar digelar di Jakarta.

“Sebagai tindak lanjut dari FCE 2025, tahun ini kami berkomitmen untuk menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) di Jakarta. Kegiatan dua tahunan ini dapat mendukung Jakarta sebagai kota global sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif dunia,” jelas Riefky.

WCCE dirancang sebagai forum global yang mempertemukan aktor hexahelix ekonomi kreatif bertukar gagasan, membangun kolaborasi, serta memperkuat peran sektor kreatif sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari penguatan infra ekraf, Kementerian Ekraf terus berkomitmen mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas aktivasi ruang kreatif publik, termasuk Jakarta Creative Hub, Taman Ismail Marzuki, kawasan Ancol, hingga Jakarta International Stadium.

Aktivasi ruang ini ditujukan dalam rangka 500 tahun Jakarta di tahun 2027 dan untuk mendorong distribusi karya, interaksi publik, serta penciptaan nilai ekonomi bagi pegiat ekraf. (hms/smr)

Pos terkait