BPKH Gandeng BAZNAS Bekali Guru Madrasah Kalsel Kepemimpinan dan Keterampilan Berkendara Aman

(BPKH) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyelenggarakan program Pelatihan Guru Madrasah di Kabupaten Kotabaru dan Kota Banjarmasin.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyelenggarakan program Pelatihan Guru Madrasah di Kabupaten Kotabaru dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Semarak.co – Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menyatakan, program ini bertujuan membekali guru madrasah dengan pemahaman mendalam mengenai kepemimpian serta etika berlalu lintas dan keterampilan berkendara yang aman (safety riding).

Bacaan Lainnya

“BPKH tidak hanya mengelola dana setoran haji, tetapi juga mengelola Dana Abadi Umat (DAU). Nilai manfaat DAU inilah yang kami kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program kemaslahatan,” ujar Fadlul, dirilis humas Baznas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Selasa sore (5/5/2026).

Fadlul menambahkan, pemilihan guru sebagai sasaran program sangat strategis. Guru dianggap sebagai agen perubahan yang mampu menjalankan nilai kepemimpinan serta menyebarluaskan budaya disiplin berlalu lintas kepada siswa dan lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, BPKH memberikan mandat kepada BAZNAS sebagai mitra maslahat untuk mengeksekusi pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik lapangan ini.

“Kami menggandeng BAZNAS agar distribusi manfaat DAU ini lebih tepat sasaran, profesional, dan akuntabel. Kami ingin memastikan setiap rupiah dari nilai manfaat ini dirasakan langsung dampaknya oleh umat, khususnya dalam mendukung keselamatan dan keberlanjutan lingkungan transportasi,” tegas Fadlul.

Anggota Komisi VIII DPR Sudian Noor, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas langkah progresif BPKH. Menurutnya, program ini merupakan langkah preventif yang cerdas.

“Laporan Kepolisian menunjukkan bahwa mayoritas kecelakaan disebabkan oleh minimnya literasi berkendara. Sinergi BPKH dan BAZNAS dalam mengalokasikan DAU untuk isu keselamatan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap perlindungan jiwa masyarakat di daerah,” kata Sudian Noor. (hms/smr)

 

Pos terkait