Sebanyak 15 pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu akan berangkat menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Kalsel (Kalimantan Selatan) di Banjarmasin 7-9 Februari 2025. Kedatangan mereka sekaligus menegaskan sikap tegak lurus dan solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch. Bangun.
semarak.co-Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marsal Abadi menegaskan, PWI Bengkulu tetap satu komando untuk mendukung penuh keputusan organisasi PWI Pusat dengan Ketua umum Hendry. PWI Bengkulu memastikan kehadiran mereka di HPN 2025 di Banjarmasin sebagai bentuk komitmen.
“Sikap kami jelas, PWI Bengkulu tetap solid dan tegak lurus. Saya mengimbau seluruh pengurus dari kabupaten, kota hingga Provinsi Bengkulu dan anggota yang akan berpartisipasi di HPN, silakan berangkat ke Kalimantan Selatan,” ujar Marsal dalam keterangan persnya, Sabtu (1/2/2025).
Marsal juga memastikan bahwa PWI Bengkulu menerima undangan resmi dari panitia pelaksana (Panpel) pusat HPN 2025. Karena itu, seluruh pengurus kabupaten dan kota di Bengkulu diminta untuk konsisten mengikuti keputusan organisasi.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh pengurus PWI di kabupaten dan kota untuk hadir di HPN 2025 di Kalimantan Selatan, bukan di provinsi lain. Jika ada yang memilih hadir di tempat lain, tentu ada konsekuensinya,” ancam Marsal dirilis humas PWI Pusat usai acara melalui WAGroup Pengurus PWI Pusat 2023-2028, Sabtu (1/2/2025).
Senada PWI Provinsi Maluku yang menegaskan kesiapannya menghadiri dan menyukseskan HPN 2025 Kalsel. Ketua PWI Provinsi Maluku Alex Sariwating menegaskan, kehadiran pihaknya sebagai bentuk pengakuan terhadap PWI hasil Kongres Bandung 2023 pimpinan Hendry Bangun.
“PWI Maluku taat asas dan menjunjung tinggi legalitas organisasi. PWI yang sah adalah hasil Kongres Bandung yang telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM. Karena itu, kami siap hadir dan menyukseskan HPN 2025 di Banjarmasin,” ujar Alex dikonfirmasi by phone, Minggu (2/2/2025).
HPN 2025 akan berlangsung 7-9 Februari dan menghadirkan berbagai agenda, seperti Summit Media yang membahas program kerja unggulan Presiden Prabowo Subianto serta kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada masyarakat.
Acara lainnya mencakup Anugerah Jurnalistik Adinegoro, pameran pers dan UMKM, serta aksi sosial Wartawan Menanam. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang berkontribusi dalam pengembangan pers, PWI juga akan memberikan penghargaan Pena Emas dan Pin Emas.
HPN 2025 dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto yang berarti menegaskan dukungan pemerintah terhadap industri media. Dengan tema Pers Mengawal Ketahanan Pangan, HPN 2025 diharapkan memperkuat peran pers dalam mendukung kebijakan nasional.
“PWI Maluku memastikan keterlibatan penuh dalam seluruh rangkaian acara sebagai bagian dari komitmen menjaga soliditas organisasi dan peran strategis media,” imbuh Alex dirilis humas PWI Pusat melalui WAGroup Pengurus Pusat 2023-2028, Minggu (2/2/2025).
Di bagian lain dirilis humas PWI Pusat sebelumnya, PWI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pun memastikan kehadirannya di HPN 2025 Kalsel. Ketua PWI Sumbar Faisal Budiman menegaskan, kehadiran ini bukan sekadar partisipasi melainkan bentuk loyalitas terhadap PWI hasil Kongres Bandung 2023 yang dipimpin Hendry Bangun.
“PWI Sumbar tetap satu komando di bawah Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun. Kami memegang teguh legalitas organisasi dan siap berkontribusi dalam HPN 2025 di Banjarmasin,” tegas Faisal saat dikonfirmasi humas PWI Pusat, Sabtu (1/2/2025).
Ia juga memastikan anggota PWI Sumbar memiliki kebebasan untuk hadir. “Setiap provinsi mendapat kuota lima peserta resmi, tetapi tidak ada batasan bagi anggota lain yang ingin meramaikan acara,” imbuh Faisal dirilis humas melalui WAGroup Pengurus PWI Pusat 2023-2028, Sabtu (1/2/2025).
HPN 2025 berlangsung 7-9 Februari 2025 dan dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Salah satu agenda utama adalah Summit Media yang membahas program kerja unggulan presiden serta kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada masyarakat.
Selain itu, HPN 2025 juga menghadirkan Anugerah Jurnalistik Adinegoro, penghargaan tertinggi bagi insan pers. Di sektor ekonomi kreatif, pameran pers dan UMKM akan membuka peluang sinergi antara media dan pelaku usaha mikro.
Wartawan yang hadir juga akan berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dalam bidang olahraga, rapat kerja SIWO PWI akan membahas pengembangan jurnalisme olahraga di Indonesia.
Sementara itu, penghargaan Pena Emas dan Pin Emas akan diberikan kepada kepala daerah yang berkontribusi terhadap perkembangan pers. Dengan tema Pers Mengawal Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Kemandirian Bangsa, HPN 2025 Kalsel menjadi momentum penting bagi insan pers dalam mengawal isu ketahanan pangan nasional.
Berikutnya PWI Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan dukungan penuh untuk HPN 2025 kalsel di Banjarmasin yang mengusung tema besar ketahanan pangan. Ketua PWI Provinsi Kaltara Nicky Saputra Novianto berharap Presiden Prabowo dapat hadir.
PWI Kaltara akan meramaikan HPN 2025 yang merupakan agenda utama PWI Pusat di bawah kepemimpinan Hendry. “Kami berharap Presiden Prabowo dapat hadir, seperti halnya Presiden Joko Widodo yang hadir di peringatan HPN 2023 dan 2024,” ujar Nicky yang dikonfirmasi humas PWI Pusat, Sabtu (1/2/2025).
Dilanjutkan Nicky, “Apalagi tema yang diusung dalam HPN 2025 ini sejalan dengan misi utama Presiden Prabowo soal ketahanan pangan, yaitu Pers Mengawal Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Kemandirian Bangsa.”
Menurut Nicky, arah kebijakan pangan yang memihak kepentingan rakyat harus sepenuhnya dikawal. Sudah menjadi kewajiban PWI dan pers sebagai pilar keempat demokrasi untuk mendukung program-program bertujuan menyejahterakan rakyat Indonesia sekaligus mengawalnya agar tetap berada dalam jalur yang benar.
“Puncak HPN 2025 di Banjarmasin menjadi momentum yang tepat bagi Presiden Prabowo untuk menjelaskan secara langsung misi dan visi soal ketahanan pangan nasional,” imbuh Nicky dirilis humas PWI Pusat melalui WAGroup Pengurus PWI Pusat 2023-2028, Sabtu (1/2/2025).
Melalui penjelasan langsung insan pers yang tergabung dalam PWI akan lebih mudah menangkap, kemudian digaungkan ke seluruh Indonesia. PWI adalah organisasi wartawan terbesar, sehingga akan lebih mudah bagi pemerintah untuk menyebarkan program-program.
Sejumlah agenda dijadwalkan menjadi bagian dari peringatan HPN 2025 di Banjarmasin. Salah satu agenda penting adalah konferensi media dengan tema utama Prabowonomics. Konferensi ini bakal membahas sejumlah topik yang berkaitan dengan program kerja unggulan Presiden Prabowo.
Konferensi ini tidak hanya melibatkan media, namun juga sejumlah menteri, kepada daerah, hingga akademisi. Nicky menegaskan, PWI Kaltara yang saat ini dia pimpin patuh pada aturan organisasi PWI.
PWI Kaltara sepenuhnya mendukung kepemimpinan Hendry Ch Bangun yang sah secara undang-undang, karena diperkuat dengan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM serta terdaftar di Administrasi Hukum Umum (AHU).
Menurut Nicky, ketahanan pangan adalah isu strategis yang harus dikawal agar kebijakan yang berpihak pada rakyat dapat terimplementasi dengan baik. Pers harus berperan aktif dalam mengawal kebijakan pangan nasional.
“Dengan adanya momentum HPN 2025, insan pers dapat lebih memahami visi Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan dan menyebarluaskannya ke masyarakat,” kata Nicky lagi.
Sebagai organisasi wartawan terbesar di Indonesia, PWI memiliki peran strategis dalam mendukung penyebarluasan program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat. Selain puncak peringatan, HPN 2025 di Banjarmasin juga akan menggelar konferensi media bertema Prabowonomics.
Forum ini akan membahas program kerja unggulan Presiden Prabowo Subianto dengan menghadirkan media, akademisi, kepala daerah, serta menteri terkait. Di sisi lain, PWI Provinsi Kaltara menegaskan komitmennya untuk tetap tegak lurus pada aturan organisasi.
“Kami solid mendukung kepemimpinan yang sah sesuai aturan hukum. PWI Kaltara akan terus berkontribusi dalam memperkuat peran pers, termasuk dalam perhelatan HPN 2025,” tutup Nicky.
Di bagian lain dirilis humas PWI Pusat, PWI Provinsi Papua Selatan siap hadiri HPN 2025 Kalsel di Banjarmasin. Kehadiran ini bukan sekadar partisipasi, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap PWI hasil Kongres Bandung 2023 Jawa Barat yang dipimpin Hendry Bangun.
Ketua PWI Provinsi Papua Selatan Agustinus Kowo, Jumat (31/1/2025) menyatakan, organisasi yang dipimpinnya selalu menjunjung tinggi asas legalitas. PWI Papua Selatan tetap satu komando di bawah Ketua Umum PWI Pusat Hendry. “Kami taat asas dan siap menyukseskan HPN 2025 di Banjarmasin,” ujar Agustinus saat dikonfirmasi humas PWI Pusat.
Agustinus juga memastikan seluruh anggota PWI Papua Selatan diberikan kebebasan untuk menghadiri HPN 2025. “Sesuai undangan dari pengurus pusat, kuota resmi peserta dari setiap provinsi adalah lima orang. Namun, tidak ada batasan bagi anggota yang ingin turut meramaikan perayaan HPN,” jelasnya.
Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk menyemarakkan perhelatan ini, termasuk Summit Media, seminar membahas program kerja unggulan Presiden Prabowo Subianto serta kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Anugerah Jurnalistik Adinegoro, penghargaan bergengsi bagi karya jurnalistik terbaik di Indonesia. Pameran pers dan UMKM, wadah kolaborasi insan pers dengan sektor ekonomi kreatif. Aksi wartawan menanam, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Rapat kerja SIWO, membahas pengembangan jurnalisme olahraga. Pemberian Pena Emas dan Pin Emas, penghargaan untuk kepala daerah yang berkontribusi terhadap perkembangan pers. PWI Papua Selatan berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian acara dan berkontribusi dalam perayaan ini.
Dirilis humas PWI Pusat lainnya, Jajaran pengurus PWI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) siap menyukseskan dan menghadiri perhelatan HPN 2025. Ketua PWI Provinsi Sulsel Agus Salim Alwi Hanu mengatakan, PWI Sulsel menganut asas legalitas dalam berorganisasi.
Kehadiran di HPN Banjarmasin bentuk pengakuan terhadap PWI hasil Kongres Bandung tahun 2023 di bawah kepemimpinan Hendry Bangun. PWI Sulsel tetap tegak lurus satu komando di bawah Ketua umum PWI pusat Hendry CH bangun.
PWI yang mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum adalah hasil Kongres Bandung yang menggelar HPN 2025 Kalsel di Banjarmasin. PWI Sulsel taat asas. Agus Salim mempersilahkan anggota PWI Sulsel untuk menghadiri HPN Banjarmasin.
“Sesuai undangan pengurus pusat, peserta HPN dari masing-masing provinsi lima orang. Namun tidak ada pembatasan bagi anggota yang ingin meramaikan HPN,” ujar Agus Salim dirilis humas PWI Pusat melalui WAGroup yang sama.
Bagi anggota PWI Sulsel yang ingin meramaikan HPN Banjarmasin, Agus Salim menghimbau untuk melakukan koordinasi dengan Sekretaris PWI Sulsel, untuk dilaporkan ke panitia pusat maupun panitia daerah di Kalsel. “Supaya tertib dan terkoordinasi. Insya Allah siap hadir dan menyukseskan HPN 2025,” imbuhnya.
PWI Sulsel, sesuai hasil koordinasi dengan panitia, direncanakan akan hadir dari 7-9 Februari dan akan mengikuti seluruh rangkaian acara HPN 2025 Kalsel. PWI Sulsel menganut asas legalitas dalam berorganisasi. Saya tegaskan PWI Sulsel tetap tegak lurus satu komando di bawah Ketua umum PWI Pusat Hendry.
Agus Salim mempersilahkan anggota PWI Sulsel untuk menghadiri HPN Banjarmasin. “Sesuai undangan pengurus pusat, peserta HPN dari masing-masing provinsi lima orang. Namun tidak ada pembatasan bagi anggota yang ingin meramaikan HPN,” ujarnya.
Bagi anggota PWI Sulsel yang ingin meramaikan HPN Banjarmasin, Agus Salim mengimbau untuk melakukan koordinasi dengan Sekretaris PWI Sulsel, untuk dilaporkan ke panitia pusat maupun panitia daerah di Kalsel. (smr)





