Pengamat Nilai Jokowi Titipkan Gibran lewat Wacana 2 Periode demi Selamatkan PSI dan Nama Keluarga

Info grafis Jokowi digambarkan menyuruh anaknya naik kuda bersama Prabowo yang dikaitkan pencalonan anaknya dalam Pilpres 2024. Foto: WAGroup Saling berbagi info

Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sengaja menggulirkan wacana Prabowo-Gibran 2 periode sebagai upaya meraih kembali simpati publik di tengah menurunnya popularitas dan pengaruh politik pasca tidak lagi menjabat kepala negara.

Semarak.co – Menurut Efriza, langkah tersebut diduga tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan juga bagian dari strategi menjaga eksistensi politik di tingkat nasional pasca kekuasaan.

Bacaan Lainnya

“Nama Prabowo juga digunakan Jokowi untuk meraih simpati masyarakat, karena popularitas dan elektabilitas Prabowo saat ini sedang tinggi dan dinilai positif oleh publik,” ujar Efriza, Kamis (12/2/2026) seperti dilansir repelita.net/2/12/2026 06:06:00 PM.

Ia menilai manuver itu sekaligus dapat berdampak positif pada peningkatan popularitas dan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia yang saat ini dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep. “Ini juga bisa menjadi upaya mendongkrak popularitas dan elektabilitas PSI,” katanya.

Magister Ilmu Politik Universitas Nasional itu meyakini Jokowi berpotensi kembali aktif dalam dinamika politik dengan menjadikan PSI sebagai kendaraan politik utama keluarga. Namun demikian, Efriza memperkirakan Jokowi tidak akan cukup kuat jika hanya mengandalkan PSI.

Yang elektabilitasnya masih tertinggal jauh dari partai-partai besar lainnya. Ia menilai Jokowi tetap perlu merapat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga pengaruh politiknya pasca lengser dari kursi kepresidenan.

“Artinya, Jokowi yang pengaruhnya dinilai menurun pasca tak lagi menjabat presiden, menggunakan nama Prabowo agar dirinya dan keluarganya tetap populer dan meraih simpati publik,” pungkas Efriza.

Diketahui bahwa wacana Prabowo-Gibran 2 periode pertama kali mengemuka dalam pidato Jokowi di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar Sulawesi Selatan yang kemudian memicu beragam reaksi dari partai-partai politik koalisi pemerintahan. (net/pel/smr)

 

Sumber: repelita.net di WAGroup PASURUAN METROPOLIS (postRabu25/2/2026/)

Pos terkait