Menteri ATR/BPN Nusron Salurkan Bantuan dan Dengar Curhat Warga Korban Banjir Bandang di Agam

Kementerian ATR/Kepala BPN menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (6/12/2025).

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, bersama Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud menyalurkan langsung bantuan kemanusiaan kepada warga di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (6/12/2025).

Semarak.co – Nusron tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berbincang dan mendengarkan langsung cerita pilu warga yang kehilangan anggota keluarganya akibat terjangan banjir bandang.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi bencana sendirian. Kami mendengar langsung jeritan warga karena kehilangan keluarga. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan solidaritas yang tidak bisa ditawar,” ujar Nusron, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Forum Mitra ATR/BPN, Minggu (7/12/2025).

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, antara lain bantal dan selimut, paket makanan dan minuman, kebutuhan bayi dan anak, perlengkapan ibadah, peralatan kebersihan, serta obat-obatan.

Seluruh bantuan tersebut diprioritaskan untuk mendukung pemulihan awal masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan akibat bencana. Penyerahan bantuan dipusatkan di Pos Layanan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Nagari Salareh Aia, yang menjadi salah satu pos utama penanganan korban.

Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan dari MUI sebagai mitra pengusul lokasi penyaluran bantuan dan penghubung langsung dengan warga terdampak. Kolaborasi ini diyakini dapat memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

“Bencana memang tidak bisa kita cegah, tetapi cara kita meresponsnya akan menentukan seberapa cepat masyarakat bisa bangkit kembali. Di sini saya melihat semangat gotong royong yang sangat kuat, dan itu yang membuat saya optimistis,” ungkap Wahid.

Berdasarkan data sementara, banjir bandang di Nagari Salareh Aia mengakibatkan 154 orang terdampak, dengan 29 orang dinyatakan meninggal dunia dan 8 orang lainnya masih dalam pencarian. Sejumlah rumah, lahan pertanian, serta fasilitas umum mengalami kerusakan parah.

“Saya ingin memastikan bahwa bantuan ini tidak hanya simbolis. Kita harus benar-benar hadir dengan empati, mendengar jeritan warga, dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Inilah bukti bahwa negara hadir, terutama ketika masyarakat berada dalam masa paling sulit,” tegasnya.

Program ATR/BPN Peduli Bencana merupakan bentuk konkret kepedulian sosial Kementerian ATR/BPN yang dijalankan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta relawan kemanusiaan. (hms/smr)

Pos terkait