Uni Eropa Undang OpenAI dan Anthropic Bahas Risiko AI Canggih

Dari Brussel, Belgia, Uni Eropa akan mengundang perusahaan kecerdasan buatan terdepan, termasuk OpenAI dan Anthropic, untuk membahas langkah mengurangi risiko teknologi AI canggih yang berkembang sangat cepat di dunia global saat ini.

Semarak.co – Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan rencana tersebut dalam pidato tahunan di Parlemen Eropa, Strasbourg, pada hari Rabu, 16 September 2026, menurut laporan Reuters pada hari ini  langsung secara resmi.

Dilansir kantor berita Inggris, Reuters (16/9/2026), Von der Leyen mengatakan Uni Eropa ingin mendukung upaya industri untuk mengatur laju pengembangan teknologi terdepan, terutama ketika kemampuan model AI Artificial Intellegence) semakin kuat dan risikonya kini makin terlihat secara nyata.

Pembahasan tersebut muncul setelah meningkatnya kekhawatiran mengenai kemampuan AI yang dapat berkembang semakin mandiri. Sejumlah tokoh industri sebelumnya menyerukan perlunya pengembangan lebih berhati-hati demi memerkuat keselamatan teknologi itu bersama secara global.

Anthropic dan OpenAI termasuk laboratorium AI terdepan yang mengembangkan model dengan kemampuan semakin maju. Perusahaan-perusahaan itu kini menjadi bagian penting dalam perdebatan global mengenai keamanan kecerdasan buatan modern dunia saat ini.

Komisi Eropa juga menekankan pentingnya evaluasi model, verifikasi, sistem peringatan dini dan keamanan AI. Uni Eropa ingin bekerja sama dengan negara mitra untuk memerkuat pendekatan tersebut secara global bersama secara luas.

Langkah Brussels menunjukkan bahwa pembahasan AI kini tidak hanya berfokus pada inovasi, tetapi juga pengawasan, keselamatan, dan koordinasi internasional ketika teknologi semakin memengaruhi masyarakat serta ekonomi dunia secara luas kini. (net/rts/kim/smr)

Pos terkait