suasana dari RUPSLB CIMB Niaga. foto: humas CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga (CIMB Niaga) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda perubahan susunan Dewan Komisaris di Jakarta, Jumat (25/9/2020). RUPSLB digelar dengan menerapkan protokol kesehatan setuju mengangkat Dato’ Abdul Rahman Ahmad sebagai Komisaris.

semarak.co– Adapun masa jabatan Dato’ Abdul Rahman Ahmad sebagai Komisaris CIMB Niaga terhitung sejak ditutupnya RUPSLB, dan efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan dari OJK (Tanggal Efektif) sampai dengan penutupan RUPST CIMB Niaga yang keempat setelah Tanggal Efektif.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan menyambut baik bergabungnya Dato’ Abdul Rahman Ahmad sebagai Komisaris Perseroan. Pelaksanaan RUPSLB kali ini diadakan sehari menjelang perayaan ulang tahun CIMB Niaga ke-65 tahun pada 26 September 2020.

“Kami mengucapkan selamat atas pengangkatan Dato’ Abdul Rahman Ahmad. Dengan bertambahnya anggota Dewan Komisaris CIMB Niaga, kami meyakini dapat memperkuat fungsi pengawasan dan mendorong kinerja Perusahaan dalam bertransformasi menjadi bank pilihan masyarakat dan pelaku bisnis di Indonesia,” kata Tigor di Jakarta, Jumat (25/9/2020) seperti dirilis Humas CIMB Niaga Sabtu (26/9).

Seperti diketahui, Dato’ Abdul Rahman Ahmad saat ini menjabat sebagai Group Chief Executive Officer (GCEO) CIMB Group Holdings Berhad dan sekaligus CEO CIMB Bank Berhad Malaysia. Ia berpengalaman dalam memimpin perusahaan dari berbagai industri selama lebih 20 tahun.

Setelah meraih gelar Master in Arts (MA) in Economics dari Cambridge University, Inggris pada 1992, Dato’ Abdul Rahman Ahmad mengawali karir di Arthur Andersen, London, dan bekerja di Trenergy (M) Berhad/Turnaround Managers Inc. (M) Sdn Bhd serta Pengurusan Danaharta Nasional Berhad.

Setelah itu, ia ditunjuk sebagai Group Managing Director/CEO di Malaysian Resources Corporation Berhad dan kemudian menjabat posisi yang sama di Media Prima Berhad.

Dato’ Abdul Rahman Ahmad kemudian membantu mendirikan Ekuiti Nasional Berhad dan menjabat sebagai CEO selama tujuh tahun sebelum diangkat pada tahun 2016 sebagai Presiden dan GCEO Permodalan Nasional Berhad (PNB).

Selanjutnya, Beliau menduduki posisi sebagai Non-Executive Non-Independent Chairman di Sime Darby Berhad sebelum efektif menjadi GCEO CIMB Group Holdings Berhad dan CEO CIMB Bank Berhad pada 10 Juni 2020.

Di tengah pandemi Covid-19, RUPSLB CIMB Niaga dilaksanakan dari tiga ruang rapat terpisah di Graha CIMB Niaga, Jakarta yang terhubung secara online melalui layar video, sehingga peserta dapat berpartisipasi aktif dalam RUPSLB.

Tersedia pula alternatif pemberian kuasa secara elektronik (e-Proxy) melalui aplikasi eASY.KSEI. CIMB Niaga juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer, dan membagikan masker.

Selain itu, dipastikan jarak minimal 1 meter pada garis antrian dan tempat duduk, serta mengimbau agar tidak berjabat tangan atau bersentuhan fisik. Adapun sistem pemungutan suara juga dilakukan secara elektronik (e-voting) menggunakan smartphone, mobile device, dan monitor layar sentuh.

Mengusung tema 65 Tahun Melayani Indonesia, Hari Ulang Tahun (HUT) CIMB Niaga berkomitmen untuk secara berkelanjutan berperan aktif melayani masyarakat Indonesia, termasuk terus berinovasi memberikan customer experience terbaik dalam berbagai kondisi.

“Kami bersyukur bahwa konsistensi dan upaya yang kami lakukan khususnya dalam masa pandemi ini mendapat pengakuan dari lembaga independen internasional The Asian Banker yang menobatkan CIMB Niaga sebagai ‘The Most Helpful Bank during COVID-19 in Indonesia’,” tutup Tigor. (smr)

Dengan ditetapkannya Dato’ Abdul Rahman Ahmad sebagai Komisaris CIMB Niaga, maka susunan Dewan Komisaris menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

– Presiden Komisaris  : Didi Syafruddin Yahya

– Wakil Presiden Komisaris (Independen)   : Glenn M. S. Yusuf

–           Komisaris Independen                                 : Jeffrey Kairupan

–           Komisaris Independen                                 : Sri Widowati

–           Komisaris                                                       : Dato’ Abdul Rahman Ahmad*

–           Komisaris                                                       : David Richard Thomas

*) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan OJK dimaksud.

LEAVE A REPLY