Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Husni Thamrin. foto: istimewa

Tenaga medis di Tanah Air terus kehilangan anggota terbaiknya selama melawan pandemi virus corona jenis baru penyebab Covid-19. Hampir setiap hari jumlah tenaga medis/kesehatan yang terinfeksi Covid-19 terus bertambah.

semarak.co– Sepanjang pekan lalu misalnya, tercatat puluhan tenaga kesehatan yang tersebar di Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Timur terpapar corona. Di Jakarta, jumlahnya bahkan sudah mencapai ratusan orang.

Sementara pemerintah mengklaim telah berusaha maksimal dalam menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD). Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan tenaga kesehatan di lapangan masih kewalahan dan kekurangan APD.

Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Husni Thamrin merespon kondisi memprihatinkan itu. Thamrin pun meminta pemerintah mengevaluasi total penanganan virus corona, khususnya terkait perlindungan terhadap para tenaga medis yang sehari-hari berjibaku menangani pasien corona di rumah sakit.

“Berbagai kebijakan yang telah diterapkan di Indonesia selama kurang lebih tiga bulan, namun kenyataannya belum ada tanda-tanda corona akan berakhir. Sehingga aspek keamanan dan keselamatan tenaga medis yang berjuang di rumah sakit harus mendapatkan perhatian khusus,” terang Thamrin di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Pemerintah tidak cukup hanya bergantung pada APD medis saja, nilai Thamrin, begitu juga aturan physical distancing, social distancing hingga aturan memakai masker dan jaga jarak di masyarakat. “Di Rumah Sakit para dokter dan perawat itu sudah pake APD lengkap dan disiplin, tapi (mereka) masih kena Covid -19,” kata Thamrin.

Karenanya, Thamrin memandang, pemerintah perlu memperhatikan aspek lain yang dapat membantu menyelamatkan tenaga medis sebagai garda terdepan dalam perang melawan corona.

Selain harus dilengkapi peralatan medis sesuai standar WHO, pinta dia, daya tahan tubuh para medis juga harus dipastikan dalam kondisi terbaik agar tidak mudah terpapar virus mematikan asal Wuhan China itu.

“Karena itu, pemerintah harusnya bukan sibuk bagi-bagi masker, tapi bagikan juga obat-obatan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh termasuk Vitamin C dosis tinggi atau yang lain. Kalau pake TF+ terlalu mahal,” kata Thamrin yang tak pernah minat masuk anggota Legislatif.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Gugus Tugas Covid-19, harap Thamrin, segera memberikan Vitamin C dalam rangka membantu membentengi tenaga kesehatan di seluruh Rumah Sakit Indonesia. Daya tahan tubuh dan immunitas tubuh jika terjaga baik akan ‘aman’ kendatipun tak pake masker, tanpa cuci tangan dan jaga jarak,” tutupnya. (net/smr)

 

sumber: kronologi.id

LEAVE A REPLY