Saya Tidak Butuh Hukum Internasional, Itu Kata Donald Trump

Di ibukota Washington DC, Amerika Serikat, Presiden Donald Trump mengatakan dengan tegas bahwa satu-satunya hal yang dapat membatasi tindakannya (menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro) adalah “moralitas pribadi,” bukan hukum internasional.

Semarak.co – Dalam wawancara dengan The New York Times seperti dilansir metrotvnews.com pada hari Rabu, 7 Januari 2026, Trump ditanya apakah terdapat batasan atas kekuasaan global yang dia miliki. Dia menjawab bahwa pembatas tersebut hanya berasal dari dirinya sendiri.

“Ya, ada satu hal. Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Itu satu-satunya hal yang bisa menghentikan saya,” kata Presiden AS Donald Trump di Washington seperti dikutip Anadolu, pada hari Jumat, 9 Januari 2026.

Trump juga menyatakan bahwa ia tidak membutuhkan hukum internasional sebagai rujukan dalam bertindak. “Saya tidak membutuhkan hukum internasional,” ujarnya, seraya menambahkan, “Saya tidak berniat menyakiti siapa pun.”

Ketika ditekan lebih lanjut mengenai apakah pemerintahannya wajib mematuhi hukum internasional, Trump mengatakan, “Saya mematuhinya,” namun segera menambahkan bahwa hal itu bergantung pada definisinya.

“Semua tergantung pada apa definisi Anda tentang hukum internasional,” tegas Trump. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan Trump.

Termasuk penggunaan kekuatan militer Paman Sam Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan mantan Presiden Nicolás Maduro, serta kembali menguatnya wacana penguasaan Greenland. (net/mtnc/tnyt/anl/kim/smr)

Pos terkait