Ratusan Warga Israel Kembali Demo di Tel Aviv, Tekanan terhadap Netanyahu Meningkat

Ratusan warga Israel turun ke jalan Tel Aviv, Minggu, 23 Agustus 2026, dalam demonstrasi mingguan menentang pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, ketika pemilu nasional semakin mendekat dengan cepat menjelang pemungutan suara Israel.

Semarak.co – Para demonstran membawa pesan politik yang keras, termasuk seruan perubahan kepemimpinan dan penghentian kebijakan perang Gaza. Aksi itu mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan terhadap arah pemerintahan saat ini secara luas di warga Israel.

Bacaan Lainnya

Salah satu aksi simbolis menarik perhatian ketika seorang demonstran berpakaian menyerupai Netanyahu berdiri di balik jeruji, dengan tulisan Image of Victory yang terpampang di atasnya sebagai sindiran politik nan tajam terhadap pemerintah.

Pesan itu menggambarkan kemarahan sebagian masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus kritik bahwa kemenangan militer belum otomatis menyelesaikan persoalan keamanan, sandera dan masa depan Gaza secara menyeluruh bagi rakyat Israel secara keseluruhan.

Demonstran Ruth Herbstein menyerukan agar Israel bergerak maju, memberi kesempatan untuk membangun kembali Gaza, sekaligus memulihkan kepercayaan yang menurutnya rusak akibat konflik berkepanjangan selama bertahun-tahun dan penderitaan kemanusiaan pasca perang.

Tekanan politik juga meningkat karena pemilu Israel kini tinggal lebih dari dua bulan. Dilansir Times of India dan The Times (23/8/2026), jajak pendapat menunjukkan dukungan terhadap sejumlah partai oposisi semakin menguat jelang pertarungan elektoral nasional mendatang secara serius.

Di antara nama oposisi yang mendapat perhatian terdapat Naftali Bennett, mantan PM serta mantan kepala militer populer. Perkembangan ini berpotensi dalam memerketat persaingan menghadapi Netanyahu dalam pemilu mendatang secara nasional.

Demonstrasi Tel Aviv menjadi indikator penting perubahan suasana politik Israel. Besarnya tekanan publik dapat memengaruhi perdebatan mengenai perang Gaza, rekonstruksi, keamanan dan kepemimpinan nasional berikutnya secara signifikan menjelang pemilu mendatang.  (net/toi/tt/kim/smr)

Pos terkait