Perang Iran: Trump Mohon ke China, Bandara Dubai disetop

Perang Iran melawan Amerika Serikat (AS)-Israel masih terjadi. Perlu diketahui perang pertama kali meletus kala AS dan Israel menyerang Teheran, 28 Februari 2026 dan menewaskan Pemimpin Tertinggi kala itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Semarak.co – Lalu bagaimana update perang yang berkecamuk di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran saat ini? Berikut rangkuman media yang dilansir CnbcIndonesia.com pada hari Senin (16/3/2026).

Penerbangan Dubai disetop

Penerbangan di Bandara Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dihentikan sementara, Senin, 16/3/2026. Operasi  bandara tersibuk di dunia itu ditangguhkan setelah “insiden terkait drone” yang memicu kebakaran besar akibat tangki bahan bakar terkena drone. Api besar muncul meski tak ada yang cedera.

Iran Kecam Serangan Israel ke Depot Minyak Teheran

Iran mengecam serangan Israel ke Depot Minyak Teheran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan bahwa serangan Israel tersebut merupakan “ekosida” karena risiko jangka panjang terhadap kesehatan penduduk.

Trump Klaim Sedang “Berbicara dengan Iran”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Amerika sedang berdiskusi dengan Iran saat perang memasuki minggu ketiga. Tetapi Teheran belum siap untuk kesepakatan untuk mengakhirinya.

“Tapi saya rasa mereka belum siap. Tapi mereka sudah cukup dekat,” kata Trump. Sementara Menlu Iran membantah bahwa ada pembicaraan dengan AS yang sedang berlangsung. Ia mengatakan Iran tak pernah meminta “gencatan senjata” maupun “negosiasi”.

Macron Warning Iran

Presiden Prancis, Emmanuel Macron memberi warning kepada Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian. Dalam pembicaraan telepon, ia mengatakan menargetkan kepentingan Prancis adalah “tidak dapat diterima”.

Hal ini terjadi usai sebuah drone rancangan Iran menewaskan seorang tentara Prancis di wilayah Kurdistan Irak pekan lalu. Emanuel Macron pun memaparkan kekecewaannya melalui unggahannya di media sosial X beberapa waktu lalu.

“Saya meminta dia untuk segera mengakhiri serangan yang tidak dapat diterima yang dilakukan Iran terhadap negara-negara di kawasan itu, baik secara langsung maupun melalui proksi, seperti di Lebanon dan Irak,” kata Macron di X usai percakapannya dengan Pezeshkian.

Belakangan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun melakukan lobby ke China (Presiden China Xi Jinping) untuk menengahi atau menegur sekutunya Iran agar bisa memberi ketenangan atas situasi yang tidak kondusif yang terjadi di negara-negara Timur Tengah dewasa ini. (net/cic/rts/kim/smr)

Pos terkait