Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memimpin “Deklarasi Boyolali” pada puncak Hari Desa Nasional (HDN) 2026, di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).
Semarak.co – Mendes Yandri berharap deklarasi tersebut jadi fondasi kuat dalam menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto dalam menyukseskan dan memajukan desa di seluruh Indonesia.
“Pesan Bapak Presiden, kita ini bukan superman, tapi kita adalah supertim. Maka saya mengajak di Hari Desa Nasional ini, ayo kita tumbuhkan dan bangkitkan energi positif kita, Bapak-Ibu,” jelas Yandri, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Media Kemendesa 2025, Kamis (15/1/2026).
Ada pun poin Deklarasi Boyolali itu adalah, pertama, melaksanakan program prioritas presiden, dalam mewujudkan Asta Cita ke-6, membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan.
Kedua, berkolaborasi dalam mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, makan bergizi gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa, pemberdayaan masyarakat, dan program prioritas Presiden lainnya, dalam rangka bangun desa, banhun Indonesia.
Ketiga, menempatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama pembangunan desa dalam mewujudkan desa terdepan, menuju Indonesia Emas 2045.
Yandri menegaskan, desa miliki peran sentral dan strategis dalam menyangga ketahanan ekonomi nasional. Terbukti, sejauh ini desa telah berhasil menjadi sumber penyedia bahan pangan, tenaga kerja, dan bahan baku industri lokal, demi menopang kebutuhan warga kota dan pembangunan nasional.
Yandri berharap, seluruh elemen masyarakat desa dapat bergotong-royong dalam menyukseskan program dan potensi-potensi desa yang positif, demi terbentuknya iklim ekonomi berkelanjutan.
Sebab dengan gotong-royong, pekerjaan berat menjadi ringan, memperkuat persatuan tanpa membedakan suku/agama, dan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif, serta memastikan pembangunan desa menjadi milik bersama.
“Hilangkan praduga tidak bermutu dan tidak perlu. Mari kita gaungkan rasa kekompakan, persatuan, dan kemauan kita untuk maju. Ini negeri kita yang sangat subur dan makmur. Namun, jika kita tidak bersatu, tidak kompak, dan tidak guyub, kita harus hati-hati,” paparnya.
Yandri juga menyatakan, program yang dirancang bersama oleh berbagai pemangku kepentingan dan lintas sektor cenderung lebih relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan memiliki dukungan yang lebih luas.
Pembangunan desa lintas sektor ini akan mengubah pendekatan yang terfragmentasi menjadi strategi yang terkoordinasi dan kuat. Dan ini merupakan kunci untuk menciptakan desa yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa depan.
“Baru Bapak Presiden Prabowo yang menempatkan desa menjadi subjek atau pelaku utama. Membangun negeri ini yang begitu luas dengan penduduk yang banyak tidak mungkin dikerjakan oleh satu kementerian, satu lembaga, atau satu sektor saja,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wamendes PDT Ariza Patria, Wamendagri Ahmad Wiyagus, Wamen PPPA Veronica Tan, Wamen LH Diaz Hendropriyono dan UKP Kepemudaan dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.
Pimpinan Lembaga Negara lainnya seperti Ketua DPD Sultan Bakhtiar Najamuddin, Kepala BNPT Eddy Hartono, Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, JAM Intelejen Reda Manthovani dan Kepala BNN Suyudi Ario Seto.
Daftar Pemenang Festival Bangun Desa Bangun Indonesia
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar Festival Bangun Desa dan rangka Hari Desa Nasional (HDN) 2026 yang dipusatkan di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026).
Lomba yang diselenggarakan Kemendes PDT yakni BUMDes Inspiratif, BUMDes, hingga Festival Film Desa. Ada pula lomba Festival YouTuber Desa hingga Desa Digital. Bahkan, ada juga lomba Desa Ekspor dan lomba Desa Migran.
Berikut daftar pemenang Festival Bangun Desa Bangun Indonesia:
Kategori BUM Desa Inspiratif
Penerima:
1. BUM Desa Aji Bodronoyo Sumowono, Semarang, Jawa Tengah
2. Juara 2: BUM Desa Cipta Sejahtera Yosowilangun, Gresik, Jawa Timur
3. Juara 3: BUM Desa Puspa Harum Sejahtera Tegal Harum, Kota Denpasar, Bali
Lomba BUM Desa
Kategori BUM Desa Bersama Inspiratif
Penerima:
1. Juara 1: BUM Desa Bersama Satu Hati Playen LL-K-D, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta
2. Juara 2: BUM Desa Bersama Nagrak Bina Berdaya L-KD, Sukabumi, Jawa Barat
3. Juara 3: BUM Desa Bersama Singosari L-K-D, Malang, Jawa Timur
Kategori Duta BUM Desa
Penerima:
1. Isa Ansori, Klaten, Jawa Tengah
Kategori Duta BUM Desa Bersama
Penerima:
1. Suyanto, Malang, Jawa Timur
Liga Desa
1. Piala Bergilir Juara 1: Desa Karanggondang, Kab. Jepara
2. Juara 2: Desa Kalibening Banjarnegara
3. Juara 3: Desa Serenan Kendal
Lomba E-Sports
1. Juara 1: Desa Mangliawan, Kec. Pakis, Kab. Malang, Prov. Jawa Timur
2. Juara 2: Desa Banua Rantau, Kec. Batang Alai selatan, Kab. Hulu Sungai Tengah, Prov. Kalimantan Selatan
3. Juara 3: Desa Rebo, Kec. Sungailiat, Kab. Bangka, Prov. Kep. Bangka Belitung
Festival Film Desa
1. Juara 1: “Mijil” – Desa Candirejo, Gunungkidul, DIY
2. Juara 2: “Negeri Gerabah Kampung Abar” – Abar, Jayapura, Papua
3. Juara 3: “Panca Waluya” – Kiarapedes, Purwakarta, Jawa Barat
4. Juara Harapan 1: “Update Status” – Kampunganyar, Banyuwangi, Jawa Timur
5. Juara Harapan 2: “People” – Kuajang Lemo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat
Festival YouTuber Desa
1. Top Master of Theme: Ade Suntama – Desa Labuan, Kecamatan Mancah, Kab. Serang, Banten
2. Juara 1: Ardi Darmawan – Desa Karangduren, Kec. Tengaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah
3. Juara 2: Sifa Maulida – Desa Iboih Ujong Ba’u, Kec. Sukakarya, Kota Sabang, Aceh
4. Juara 3: Aji Prasetyo – Desa Cepogo, Kec. Cepogo, Kab. Boyolali, Jawa Tengah
5. Juara Favorit: Suyantok – Desa Simoketawang, Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur
6. Top Master of the Theme: Ade Suntama – Desa Batukuda, Kec Mancak, Serang, Banten
Lomba Pemuda Pelopor Desa
Kategori 1: Kewirausahaan
Penerima:
1. Juara 1: Ni Made Bintang Handayani – Bali
2. Juara 2: Sandy Surya – Sumatera Selatan
3. Juara 3: Ade Pratama – Sulawesi Selatan
Kategori 2: Lingkungan
Penerima:
1. Juara 1: Irfan Budiono – Banten
2. Juara 2: Isal Nur Hidayatulloh – Jawa Barat
3. Juara 3: Dedi Irawan – Riau
Kategori 3
Penerima:
1. Juara 1: Satriyo Pandunusawan – Jawa Timur
2. Juara 2: Sam’ani – Kalimantan Selatan
3. Juara 3: Muhammad Ihsan Asabri – Sumatera Barat
Kategori 4:
Penerima:
1. Juara 1: Muhamad Burhanudin – Jawa Tengah
2. Juara 2: Sandi Pamungkas – Kepulauan Riau
3. Juara 3: Nadia Ulfa’ngin – Jawa Timur
Kategori 5:
Penerima:
1. Juara 1: Dianturi – Banten
2. Juara 2: Nurul Kurniasari – Kalimantan Barat
3. Juara 3: Tadzkhirotul A’la – Jawa Timur
Lomba Desa Digital
1. Juara 1: Desa Duda Timur, Kabupaten Karangasem, Bali
2. Juara 2: Desa Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
3. Juara 3: Desa Krandegan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
4. Juara Harapan 1: Desa Muaro Singoan, Kabupaten Batanghari, Jambi
5. Juara Harapan 2: Desa Kauman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
6. Juara Harapan 3: Desa Piasan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau
Lomba Desa Ekspor
1. Juara 1: CV Gapoktan Ngudi Luhur – Desa Kaliurang, Kec. Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
2. Juara 2: CV Tanteri – Desa Pejaten, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali
3. Juara 3: Koperasi Produsen Nelayan Padalleang Sama – Desa Mola Utara, Kec. Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi
Tenggara
4. Juara Favorit: BUM Desa Karya Mandiri Ngoran – Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur
Lomba Desa Migran
1. Peringkat 1: Desa Tembok, Kab. Buleleng – Bali
2. Peringkat 2: Desa Sumber Gede, Kab. Lampung Timur – Lampung
3. Peringkat 3: Desa Bontomanai, Kab. Gowa – Sulawesi Selatan
4. Peringkat 4: Desa Bringinan, Kab. Ponorogo – Jawa Timur
5. Peringkat 5: Desa Borok Toyang, Kab. Lombok Timur – NTB
Lomba Inovasi Pengelolaan Sampah Desa
1. Juara 1: Desa Gemawang, Semarang – Jawa Tengah
2. Juara 2: Desa Kertayasa, Kuningan – Jawa Barat
3. Juara 3: Desa Gulingan, Badung – Bali
Lomba Desa Wisata Nusantara
Kategori 1: Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal
Penerima:
1. Juara 1: Desa Melung, Banyumas – Jawa Tengah
2. Juara 2: Desa Muara Cuban, Sarolangun – Jambi
3. Juara 3: Desa Golo Loni, Manggarai Timur – NTT
4. Juara 1 Tematik Ekonomi Kreatif: Desa Hutabulu, Tapanuli Utara – Sumatera Utara
5. Juara 1 Tematik Ramah Lingkungan: Desa Talaga, Halmahera Barat – Maluku Utara
6. Juara 1 Tematik Revitalisasi Budaya: Desa Ma-as, Fakfak – Papua Barat
Kategori 2: Desa Maju dan Mandiri
Penerima:
1. Juara 1: Desa Jagara, Kuningan – Jawa Barat
2. Juara 2: Desa Mangunan, Bantul – D.I. Yogyakarta
3. Juara 3: Desa Meunasah Balee, Aceh Besar – Aceh
4. Juara 1 Tematik Ekonomi Kreatif: Desa Bandengan, Jepara – Jawa Tengah
5. Juara 1 Tematik Ramah Lingkungan: Desa Suak, Lampung Selatan – Lampung
6. Juara 1 Tematik Revitalisasi Budaya: Desa Tamansari, Banyuwangi – Jawa Timur
7. Juara 1 Apresiasi Desa Wisata Integratif: Desa Punjulharjo, Rembang – Jawa Tengah
Lomba Inovasi Ketahanan Pangan Desa
1. Juara 1: Desa Kaliwedi, Sragen – Jawa Tengah
2. Juara 2: Desa Kemiri, Malang – Jawa Timur
3. Juara 3: Desa Loa Duri Ilir, Kutai Kertanegara – Kalimantan Timur
Lomba Inovasi Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak, dan Pendidikan
1. Juara 1: Desa Bantan Timur, Bengkalis – Riau
2. Juara 2: Desa Geneng, Blora – Jawa Tengah
3. Juara 3: Desa Putat, Gunung Kidul – DIY
(hms/smr)





