Makin Diminati, KAI Catat Pelanggan Kereta Suite Class Compartment Tumbuh 47,8% pada 2025

Jumlah pelanggan Kereta Suite Class Compartment meningkat dari 28.496 pada 2024 menjadi 42.118 pelanggan pada 2025, atau tumbuh 47,8 % secara tahunan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan layanan Kereta Suite Class Compartment sepanjang 2025. Jumlah pelanggan meningkat dari 28.496 pada 2024 menjadi 42.118 pelanggan pada 2025, atau tumbuh 47,8 % secara tahunan.

Semarak.co – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan, capaian ini mencerminkan perubahan pola perjalanan masyarakat yang tidak lagi sekadar berpindah kota, tetapi menjadikan perjalanan sebagai bagian dari pengalaman wisata bernilai tambah.

Bacaan Lainnya

“Kereta Suite Class Compartment dirancang hadirkan pengalaman perjalanan lebih personal, tenang, dan berkualitas. Pertumbuhan pelanggan menunjukkan perjalanan kini menjadi bagian dari pengalaman wisata, yang pada akhirnya mendorong pergerakan ekonomi daerah tujuan,” ujar Anne, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Pewarta KAI Pusat, Jumat (2/1/2026).

Kinerja positif Kereta Suite Class Compartment juga tercermin pada capaian bulanan sepanjang 2025. Juli mencatat jumlah pelanggan tertinggi dengan 5.157 pelanggan, dipengaruhi momentum libur sekolah dan musim liburan tengah tahun.

Sementara itu, Desember 2025 mencatat 4.906 pelanggan, menjadi angka tertinggi kedua sepanjang tahun, seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru. Pola ini menunjukkan bahwa wisata berbasis pengalaman semakin menjadi pilihan utama pada periode puncak perjalanan.

Selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Kereta Suite Class Compartment melayani 2.597 pelanggan dalam 15 hari. Angka tersebut memperkuat tren bahwa masyarakat memandang perjalanan kereta api sebagai bagian integral dari momen liburan, bukan sekadar sarana transportasi.

Kereta Suite Class Compartment pertama kali diresmikan pada 10 Oktober 2023 di Stasiun Gambir dan dirancang dengan 16 ruang privat dalam satu kereta. Setiap ruang dilengkapi pintu geser otomatis, kursi rebah hingga 180 derajat, fitur pijat dan penghangat kursi, dan sistem hiburan Train Onboard Infotainment System.

Saat ini, Kereta Suite Class Compartment dioperasikan pada KA Bima relasi Gambir–Surabaya Gubeng PP, KA Argo Semeru relasi Gambir–Surabaya Gubeng PP, serta KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi PP.

“Melalui layanan ini, KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung agenda kebangkitan ekonomi nasional melalui penguatan mobilitas, pariwisata, dan ekonomi daerah,” tutup Anne.

Wisata dengan Kereta Panoramic Kian Diminati

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sepanjang 2025, jumlah pelanggan Kereta Panoramic yang dikelola KAI Wisata mencapai 150.176 pelanggan, tumbuh 38,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang melayani 108.337 pelanggan.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa perjalanan kereta api kian dipilih sebagai bagian dari agenda wisata, terutama oleh masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan nilai pengalaman selama perjalanan.

Kinerja positif Kereta Panoramic juga terlihat pada Desember 2025. Pada periode tersebut, sebanyak 16.632 pelanggan memilih layanan Kereta Panoramic, sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun.

Selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada periode 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, KAI Wisata mencatat 20.433 pelanggan menikmati berbagai layanan wisata kereta api, termasuk Panoramic, Priority, dan Imperial.

“Kereta Panoramic dirancang untuk menghadirkan sensasi perjalanan yang berbeda, di mana pelanggan dapat menikmati pemandangan alam secara lebih luas dan nyaman. Perjalanan kereta api kini tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata itu sendiri,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Saat ini, layanan Kereta Panoramic tersedia pada sejumlah perjalanan unggulan, yaitu KA Argo Wilis Panoramic relasi Surabaya Gubeng–Gambir PP, KA Turangga Panoramic relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP.

Selain itu, KA Parahyangan Panoramic relasi Gambir–Bandung PP, KA Pangandaran Panoramic relasi Gambir–Banjar PP, KA Papandayan Panoramic relasi Gambir–Garut PP, serta KA Mutiara Timur Panoramic relasi Surabaya Pasar Turi–Ketapang PP.

Kereta Panoramic yang dikelola KAI Wisata merupakan Kereta Panoramic pertama di Indonesia. Sarana ini dikembangkan melalui modifikasi kereta kelas eksekutif dengan keunggulan sunroof otomatis dan kaca panoramic berukuran lebih besar, sehingga pelanggan dapat menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan.

Dari sisi fasilitas, Kereta Panoramic memiliki kapasitas 38 tempat duduk dan dilengkapi Dedicated Train Attendant, sajian makan dan minuman, hiburan film, serta layanan WiFi gratis. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Keindahan jalur selatan Pulau Jawa menjadi daya tarik utama layanan ini. Panorama perbukitan, hamparan sawah, hingga lanskap alam khas daerah yang dilalui menghadirkan pengalaman visual yang kuat dan membedakan perjalanan kereta api dari moda transportasi lainnya.

“Ke depan, KAI terus berkomitmen mengembangkan layanan perjalanan yang berorientasi pada customer experience, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat serta penguatan pariwisata nasional melalui moda transportasi kereta api,” tutup Anne. (hms/smr)

Pos terkait