Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) Rita Pranawati bertemu Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi, untuk sinergi meningkatkan fasilitas toilet di sekolah di kawasan transmigrasi dan 3 T.
Semarak.co – Stafsus Rita menyatakan, ada 70 ribu sekolah, dari tingkat PAUD, SD. SMP, dan SMA yang perlu dibangun dan direhab toilet agar layak pakai. Ada usulan pembangunan di sekolah juga mencakup untuk rumah dinas guru.
“Kemendikdasmen tidak hanya menginginkan sinergi pembangunan dan rehabilitasi toilet, namun juga menawarkan program Relawan Mengajar di mana ada tenaga relawan yang menjadi pengajar di sekolah-sekolah di kawasan transmigrasi,” ujar Rita, dirilis humas Kementrans usai acara melalui WAGroup ForWaTrans, Selasa (16/6/2026).
Wamentrans Viva Yoga merasa senang program Kementrans menarik perhatian kementerian lain. Diungkap dirinya kerap mengunjungi lokasi-lokasi sekolah di mana ada pembangunan dan rehabilitasi toilet. “Kita telah melakukan program ini di berbagai kawasan transmigrasi”, ujarnya.
Program ini di antaranya menyasar di SDN 10 Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Di kawasan transmigrasi itu, Viva Yoga meninjau dan meresmikan pembangunan toilet. Apa yang dilakukan Kementrans diharap mampu meningkatkan proses pendidikan anak-anak transmigran.
Viva Yoga juga mengunjungi SDN 14 Sumalata Gorontalo. Sekolah ini berada di Kawasan Transmigrasi Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara. Viva Yoga meninjau pembangunan toilet yang telah dilakukan.
Terkait program Relawan Mengajar, menurut Viva Yoga hal demikian bisa disinergikan dengan program yang sudah dan akan dijalankan kembali oleh Kementrans, yakni Trans Patriot.
Program yang sudah dilakukan di 2025 dan akan dilakukan kembali di tahun ini adalah mengirim sarjana, master, doktor, hingga guru besar dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan maupun lokal, di berbagai kawasan transmigrasi untuk riset potensi sumber daya alam, ekonomi, budaya, dan pariwisata.
Untuk memperdalam program Relawan Mengajar, Viva Yoga memberi kesempatan dari pihak Kemendikdasmen untuk mempresentasikan program itu saat ada pembekalan bagi 1.476 orang yang lolos menjadi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. (ARW/SMR)





