Setelah jeda internasional yang sulit, Internazionale Milan akhirnya bisa menang atas AS Roma dengan skor telak 5-2. Ini adalah sinyal penting dari si Capolista. Nerazzurri langsung gas pol saat menjamu Roma di Giuseppe Meazza, pada Senin (6/4/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan itu, penyerang asal Argentina, Lautaro Martinez mengejutkan tim tamu usai mencetak gol kilat di menit pertama. Giallorossi baru bisa menyamakan skor lewat Gianluca Mancini setelah 40 menit, yang langsung dibalas Inter dengan gol Hakan Calhanoglu jelang turun minum.
Usai restart, Nerazzuri Inter menggila usai menambah tiga gol tambahan yang signifikan, kembali dari kaki si tajam Lautaro Martinez, Marcus Thuram dan Nicolo Barella berturut-turut. Sementara Roma mencetak gol hiburan dari Lorenzo Pellegrini pada menit ke-70.
Hasil ini menandai kemenangan pertama Si Biru usai gagal memenangi tiga pertandingan Serie A sebelumnya. Inter kini mengoleksi 72 poin di posisi teratas klasemen Liga Italia, berjarak sembilan poin dari AC Milan (2) yang akan bertarung melawan Napoli (3) pada Selasa (7/4/2026) dinihari WIB.
Selain itu, kemenangan telak atas Roma turut menandai Inter tak terpengaruh oleh atmosfer negatif menyusul kegagalan Tim Nasional Italia menembus Piala Dunia 2026. Alessandro Bastoni, Pio Esposito, Federico Dimarco dan Barella menerima kritik keras sebelum dan sesudah laga playoff kontra Bosnia.
Calhanoglu mengungkapkan bahwa suasana ruang ganti Inter Milan yang manis-pahit. Gelandang Inter ini menegaskan, dengan mengalahkan Roma Inter telah mengirim sinyal penting dalam persaingan Scudetto.
“Setelah jeda internasional, ketika kami kembali ke Appiano, kami mengobrol,” ungkap bintang sepakbola Turki, dilansir Detik.com kepada Sky Sport (6/4/2026). “Kami tahu seberapa pentingnya bagiku untuk main di Piala Dunia, dan untuk rekan-rekan setimku yang tidak lolos itu adalah kekecewaan yang sangat besar.”
Tentu saja, tersingkirnya juara dunia 4 kali timnas Italia di Piala Dunia 2026 menyisakan rasa pedih nan mendalam bagi semua pemain dan publik sepak bola Italia.”Mengatasinya bukanlah hal yang mudah, dan melupakannya juga begitu. Kekecewaan itu terpendam di dalam dirimu,” sambung Hakan Calhanoglu.
“Hari ini kami mengirim sebuah sinyal penting, dari sebuah tim yang ingin menjaga peringkat pertama. Kami juga menunjukkan kualitas yang hilang di beberapa pertandingan terakhir, di mana kami membuat banyak kesalahan,” lugas dia usai Inter Milan menggulung AS Roma. (net/dc/kim/smr)





