Wisatawan lokal sedang mengajak wisatawan mancanegara berselfi saat sama-sama berwisata ke Bali. foto: internet

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung pemerintah daerah (Pemda) untuk kembali mendatangkan pariwisata di Bali dan Indonesia dengan mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

semarak.co– Sekretaris Utama Kemenparekraf NW Giri Adnyani mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selalu mendukung upaya-upaya pemerintah daerah dalam mendatangkan kunjungan pariwisata internasional dengan langkah menerapkan protokol kesehatan.

“Bali telah diakui dunia sebagai daerah tujuan wisata utama, karena itu dalam menuju tatanan kehidupan era baru, maka segala persiapan menyambut wisatawan ke Pulau Dewata sudah dipersiapkan,” ujar Giri Adnyani di sela acara peluncuran Digitalisasi Wisata dan UMKM Kabupaten Bangli Berbasis QRIS” di Kintamani, Bali, Minggu (2/8).

Antara lain, rinci Giri Adnyani, melakukan sosialisasi lewat online, renovasi fasilitas di objek-objek wisata, seperti kebersihan kamar kecil (toilet), termasuk meninjau kesiapan dari objek wisata tersebut.

“Bersama pemerintah daerah, kami sudah melakukan koordinasi terkait kesiapan menyambut kunjungan wisatawan, seperti sosialisasi dan meninjau objek-objek pariwisata sebagai persiapan awal menyambut kunjungan wisatawan tersebut,” ujarnya.

Objek wisata di Bali memang sudah sejak dulu sebagai destinasi utama internasional. Bahkan tahun 2019 mencatat kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 40% dari Bali.

“Kami optimistis ke depan kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara ke Indonesia, khususnya ke Bali akan bisa kembali normal. Bahkan, kami harapkan akan bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Terkait penggunaan pembayaran digital (QRIS BPD), Giri Adnyani menyambut upaya-upaya yang dilakukan perbankan dalam menyediakan layanan pembayaran tersebut

“Langkah yang dilakukan perbankan dengan pembayaran menggunakan QRIS sangat baik. Hal ini juga mengurangi kontak langsung dan tetap menjaga jarak masyarakat sesuai dengan penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana menambahkan, saat ini Gabungan Industri Pariwisata Indonesia telah bersinergi dengan pemerintah dalam rangka mempersiapkan menyambut wisatawan pada tatanan kehidupan era baru.

“Kami telah bersinergi dengan komponen pariwisata Bali, termasuk juga dengan pemerintah daerah dan pusat (Kemenparekraf) untuk bersama-sama mempersiapkan segala sarana dan prasarana pariwisata ke depannya di Bali. (net/pos/smr)

LEAVE A REPLY