Seremoni Kapolri Jenderal Idham Aziz menganugerahi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama. Foto: humas PANRB

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Aziz menganugerahi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

semarak.co-Penghargaan diberikan kepada tokoh nasional yang berperan penting memberikan sumbangsih dan kerja sama antar kementerian/lembaga dalam mendukung kesuksesan kinerja Polri.

“Penghargaan ini merupakan wujud kebanggaan kami atas dedikasi dan kerja sama luar biasa yang telah diberikan kepada institusi Polri. Pemberian penganugerahan ini merupakan tanda kehormatan dan respek Polri terhadap kedua kementerian,” ujar Kapolri saat memberikan sambutan dalam upacara penganugerahan itu.

Secara khusus, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada Menteri PANRB Tjahjo Kumolo atas hubungan timbal balik dan kerja sama dalam upaya peningkatan penataan dan penguatan organisasi, tata laksana, manajemen sumber daya manusia aparatur, pengawasan, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polri.

“Kami menaruh respek dan kami sangat bangga saat ini bisa memberikan penghargaan tertinggi melalui Bintang Bhayangkara Utama,” ungkap Idham Aziz seperti dirilis Humas melalui WAGroup JURNALIS PANRB, Jumat (18/12/2020).

BACA JUGA :  Wisata Halal, MY Halal Trip Indonesia Tawarkan Program Terbaru Go To Thailand

Mantan Kapolda Metro Jaya ini berharap generasi Polri yang akan datang dapat merajut kebersamaan karena Polri tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dari lembaga lain.

“Saya berharap, kerja sama dan hubungan baik ini dapat terus berlanjut dalam mewujudkan institusi Polri yang dicintai masyarakat. Sebab tidak ada keberhasilan tanpa dimulai dari kebersamaan dan kekompakan,” ujarnya.

Selain Menteri Tjahjo, tokoh nasional lainnya yang mendapatkan Bintang Bhayangkara Utama yaitu Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil. (dit/smr)

LEAVE A REPLY