Cara Beroperasinya Mesin Pemodal/Oligarki dalam Menangkan Capres Boneka Mereka

122

Oleh M. Hatta Taliwang

semarak.co-1. INTELIJEN

-Melakukan pengamatan dan monitoring atas calon calon presiden yang potensial.
-Calon yang populer dan prorakyat TIDAK AKAN DIPROMOSI.
-Calon yang potensial populer namun dipandang lemah karakter dan kemungkinan akan mudah diatur AKAN DIPROMOSIKAN.

2. MEDIA MASSA
Lebih kurang dua tahun menjelang Pilpres, media massa secara massif mulai mengungkap kelebihan dan kebaikan calon yang dipromosi oleh pemodal/oligarki, dan menyudutkan calon potensial yang menjadi pesaing.

3. LEMBAGA SURVEY
Berbarengan dengan itu Lembaga-lembaga survey mulai mengarang opini publik dengan prosentase yang sudah diorder pemilik modal. Pengaturan angka-angka prosentase tingkat popularitas dan keterpilihan diatur sedemikian rupa sehingga tampak ilmiah. Dengan cara ini rakyat mulai percaya bahwa capres tsb memang akan sulit dikalahkan.

4. INTELEKTUAL/AKADEMISI
Seiring dengan itu sebagian intelektual/akademisi bermental pengemis mulai memberi stempel bagus pada sang calon yang sudah mulai menggelembung namanya berkat rekayasa pemberitaan media massa dan hasil survey abal-abal yang dirancang oleh intelektual yang kesurupan dengan dana dana dari para kapitalis.

5. RELAWAN/PEGIAT MEDSOS/BUZZER
Relawan-relawan yang mayoritas awam politik tapi nafsunya gede ingin menang dan berkuasa mulai membabi buta bela jagoannya dan secara membabibuta menjelekkan pesaingnya yang sebenarnya mungkin lebih berkualitas namun dianggap berbahaya bagi kepentingan para kapitalis yang anti kedaulatan rakyat.