Ilustrasi pelaksanaan umrah dan haji di Makkah. foto: istimewa

Pengurus Pusat Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) mengingatkan setiap pihak bahwa apabila penyelenggaraan haji tahun 2020 ini dilaksanakan, maka jamaah Indonesia akan mengalami kendala ancaman penularan wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

semarak.co– Ketua umum Perdokhi Muhammad Ilyas memperkirakan prosesi berhaji juga akan ditambah dengan banyak penyaringan oleh petugas kesehatan seperti dilakukan karantina di Indonesia dan di Arab Saudi untuk menekan penularan virus corona jenis baru SARS-CoV-2.

“Karena negara yang lebih awal terkena, kembali terkena kasus seperti di China. Virus ini mudah menular, belum ada pengobatan definitif, vaksin dan ketika seseorang menderita COVID-19 dapat memperburuk penyakit kronis yang ada,” kata Ilyas dalam diskusi daring (dalam jaringan) yang dipantau dari Jakarta, Senin (1/6/2020).

Selain itu, dia mengatakan jamaah haji tahun 2020 ini akan mengalami risiko tinggi tertular Covid-19 menilik berbagai ritual haji selalu melibatkan berkumpulnya massa seperti saat tawaf, sa’i, jumrah dan shalat berjamaah. Itu belum termasuk kegiatan sehari-hari yang membuat mereka harus berkerumun.

“Otoritas kesehatan Saudi juga akan lebih selektif saat menangani pasien rujukan di tengah ancaman Covid-19 bahkan beberapa pasien dapat mengalami penolakan RS Saudi,” terang Ilyas.

Sementara itu, kata dia, saat jamaah kembali ke Tanah Air, mereka dapat menjadi pembawa virus meski sehat atau menjadi orang tanpa gejala (OTG) setelah kurang dari 40 hari beraktivitas di Tanah Suci, baik beribadah, berwisata, berbelanja dan lainnya.

Pelaksanaan ibadah haji tidak dapat dipisahkan dari unsur kesehatan jamaah. Maka dari itu, pinta Ilyas, mereka agar mengenal kesehatan pribadinya dan faktor penyakit yang berpotensi dirasakan.

“Dengan begitu, mereka dapat beribadah secara optimal dan aman. Tidak ketinggalan, jika jamaah haji berangkat ke Tanah Suci maka harus terus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat,” tuntasnya. (net/lin)

LEAVE A REPLY