Bersama Melayani Lebih Baik, Kanwil BPN Banten Mantapkan Arah Layanan Pertanahan 2026

Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Harison Mocodompis (paling kiri) menyerakan plakat dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diselenggarakan Kanwil BPN Provinsi Banten. Foto: dok humas

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Banten menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengusung tema Penguatan Sinergi dalam Rangka Percepatan Layanan Pertanahan yang Pasti, Transparan, dan Tepat Waktu.

Semarak.co – Rakerda diawali dengan laporan Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Fahmi. Fahmi menyampaikan, Rakerda menjadi ruang refleksi bersama terhadap pelaksanaan program dan kegiatan sepanjang tahun 2025.

Bacaan Lainnya

Fahmi menekankan pentingnya mencatat berbagai capaian sekaligus kekurangan sebagai bahan perbaikan agar kesalahan serupa tidak terulang di tahun berikutnya. Rakerda ini menjadi semacam cermin reflektif terhadap kerja-kerja yang telah kita lakukan sepanjang 2025.

“Catatan-catatan penting inilah yang harus kita perbaiki bersama agar ke depan kita melangkah lebih baik,” ujar Fahmi dirilis humas yang dilansir melalui WAGroup Platform AMKI, Minggu (18/1/2026).

Kepala Kanwil BPN Banten Harison Mocodompis mengatakan, Rakerda diikuti sekitar 300 aparatur pertanahan se-Banten. Pertemuan ini memiliki 2 tujuan utama, yakni memberikan apresiasi atas kontribusi dan kerja keras seluruh jajaran sepanjang tahun 2025.

Serta menyatukan persepsi dan komitmen dalam menghadapi tantangan tahun 2026. “Penghargaan yang diberikan memang hanya beberapa menit di atas panggung, tetapi maknanya adalah bentuk terima kasih dan pengakuan atas perjuangan sepanjang tahun 2025.

Setelah itu, kita semua kembali bertarung dan bekerja keras di 2026. Pentingnya Rakerda sebagai momentum menyelaraskan data, memperkuat komitmen, serta mempersiapkan langkah strategis menghadapi tahun 2026 yang dinilai penuh tantangan.

Ia mengibaratkan perencanaan tersebut. “Seperti seorang pilot yang harus membaca kondisi cuaca, jalur penerbangan, hingga titik pendaratan agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan tepat sasaran,” imbuh Harison yang mantan Kepala Bagian Humas Kementerian ATR/BPN.

Pada kesempatan ini, Harison mengajak seluruh peserta untuk menyimak dengan sungguh-sungguh arahan dari Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Pudji Prasetijanto Hadi yang hadir langsung membuka kegiatan.

Pandangan Irjen ART/BPN menjadi cerminan bagaimana aparatur pertanahan dilihat baik dari dalam maupun dari luar institusi, termasuk dari perspektif aparat penegak hukum. “Saya berharap teman-teman membuka telinga, mata, dan hati,” tutur Harison lagi.

Dilanjutkan Harison, “Apa yang disampaikan adalah realitas yang perlu kita terima sebagai bahan koreksi dan perbaikan. Dua kata kunci yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas, yakni profesionalisme dan integritas.”

Profesionalisme dimaknai sebagai kesiapan dan pemahaman aparatur dalam menjalankan tugas sesuai kompetensi dan aturan, sementara integritas adalah konsistensi antara pikiran, ucapan, dan tindakan dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.

“Kita mengklaim sebagai organisasi pelayanan yang profesional dan terpercaya. Tantangannya adalah sejauh mana klaim itu benar-benar kita wujudkan dalam praktik sehari-hari. Saya berharap Rakerda dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta,” terang dia sambil melanjutkan.

Dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pertanahan di Provinsi Banten. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk tetap fokus mengikuti rangkaian kegiatan demi kepentingan organisasi, masyarakat, serta kemajuan Provinsi Banten yang dicintai bersama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Inspektur Wilayah III Kementerian ATR/BPN, Lutfi Zakaria; Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional Madya Kanwil BPN Provinsi Banten; Kepala Kantor Pertanahan, Pejabat Pengawas, serta Koordinator Substansi se-Provinsi Banten. (hms/smr)

Pos terkait