Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 160.000 liter air bersih ke sejumlah titik terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan minum, memasak, serta keperluan kebersihan masyarakat yang terdampak bencana.
Semarak.co – Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan paling mendesak dalam situasi darurat bencana.
“BAZNAS memprioritaskan distribusi air bersih karena ketersediaannya sangat menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat terdampak, terutama anak-anak dan lansia,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Sabtu (3/1/2025).
Distribusi air bersih dilakukan bertahap dengan melibatkan tim lapangan BAZNAS bersama mitra lokal, pemda, dan relawan. Armada tangki air dikerahkan untuk menjangkau kawasan permukiman warga, posko pengungsian, serta fasilitas umum yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
Selain di Aceh Tamiang, BAZNAS juga menyalurkan air bersih di sejumlah wilayah lainnya di Sumatera, antara lain di Kota Padang, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Aceh Tamiang di titik-titik terdampak lainnya.
Menurut Saidah, penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir secara cepat dan tepat di tengah masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini juga dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit akibat keterbatasan air bersih pascabencana.
“Selain distribusi air bersih, BAZNAS juga asesmen kebutuhan lanjutan di Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penguatan layanan kemanusiaan lainnya, seperti dukungan pangan, layanan kesehatan, dan bantuan logistik keluarga bagi warga terdampak,” ucapnya.
Saidah menambahkan, sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam efektivitas respons bencana. “Kami mengapresiasi dukungan para muzaki dan seluruh mitra yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga bantuan air bersih ini dapat segera dirasakan manfaatnya,” katanya.
Distribusi air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang harus menempuh jarak jauh atau menggunakan air yang tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari. Kehadiran BAZNAS di lapangan menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian umat terhadap sesama.
BAZNAS memastikan seluruh bantuan disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran dengan dukungan tim berpengalaman di lapangan. “BAZNAS akan terus memantau perkembangan di wilayah terdampak bencana dan berkomitmen hadir mendampingi masyarakat hingga mereka dapat bangkit kembali,” tutup Saidah.





