CEO PT Bank Muamalat Indonesia Achmad K. Permana (kedua dari kiri) saling bertukar cenderamata dengan Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq dalam penandatanganan PKS pemanfaatan produk perbankan di Muamalat Tower, Rabu, 12 Februari 2020. Foto: humas Bank Muamalat.

PT Bank Muamalat Indonesia menjalin kerja sama pemanfaatan produk perbankan dengan Hidayatullah. Kerja sama ini mencakup penghimpunan dana, pembiayaan, cash management system (CMS) dan Payment Point Online Bank (PPOB), di Muamalat Tower, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

semarak.co -Seremoni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua belah pihak diwakili Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat Achmad K. Permana dan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Nashirul Haq.

Permana mengatakan, selain itu akan ada kerja sama program sosial dengan Baitulmaal Muamalat (BMM). Hidayatullah adalah salah satu ormas Islam strategis di Indonesia yang juga nasabah loyal perseroan.

Oleh karena itu, lanjut Permana, pihaknya menyambut gembira kerja sama ini dan berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih luas lagi di masa depan. Hidayatullah adalah salah satu partner strategis bagi Bank Muamalat.

“Melalui kerja sama ini kami berharap dapat menjadi bagian dari visi ekonomi keumatan yang dimiliki Hidayatullah. Dalam rangka mendukung hal tersebut hingga saat ini kami telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp93 miliar kepada Hidayatullah,” terang Permana dalam rilis Humas Bank Muamalat.

BACA JUGA :  Bank Muamalat dan BMM Ajak Nasabah Berinvestasi Sosial Lewat Sukuk Wakaf

Di samping kerja sama bisnis, lanjut Perman, Bank Muamalat juga bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan milik Hidayatullah, Islamic Medical Service (IMS), dalam program Corporate Social Responsibility (CSR).

Salah satunya adalah Bank Muamalat menghibahkan satu unit mobil hapus tato gratis pada tahun 2017 lalu. Mobil tersebut dilengkapi dengan peralatan medis sesuai dengan standar kedokteran.

Mobil ini sudah berkeliling ke kota-kota besar di Indonesia, tak hanya di pulau Jawa, tetapi juga kota-kota di Sumatera hingga Kalimantan. Program ini bahkan mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM tahun lalu atas program pembinaan terhadap para warga binaan lembaga pemasyarakatan dengan menghapus tato mereka.

SementaraNashirul mengatakan, Hidayatullah memilih Bank Muamalat sebagai mitra dalam mengembangkan pembiayaan karena Bank Muamalat merupakan pelopor perbankan syariah di Indonesia.

“Selain itu, keduanya memiliki kesamaan dalam visi di bidang muamalah. Bank Muamalat dan Hidyatullah punya visi yang sama yaitu berkomitmen untuk mengimplementasikan prinsip syariah di bidang muamalah,” ujarnya.

Sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, Hidayatullah memiliki jaringan yang luas di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya 580 pesantren, 310 sekolah dan perguruan tinggi, jaringan retail Sakinah Mart, hingga perusahaan yang bergerak di beberapa lini usaha. (smr)

LEAVE A REPLY