PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk memastikan kesiapan layanan perbankan bagi nasabah selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Perseroan menyiapkan berbagai alternatif layanan guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat pada momentum Lebaran.
Semarak.co – Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, perseroan mengoptimalkan seluruh jaringan layanan, baik kanal digital maupun jaringan fisik yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.
“Kami mengoptimalkan layanan digital melalui superapps BYOND, BSI Call 14040, lebih dari 6.000 unit ATM dan CRM, sekitar 126 ribu BSI Agen, serta jaringan pembayaran melalui BSI QRIS dan EDC yang dapat diakses secara realtime,” ujar Anggoro, dirilis humas melalui WAGroup Media BSI, Kamis (12/3/2026).
BSI juga menyiapkan kecukupan uang tunai bagi masyarakat. Perseroan mengalokasikan dana tunai sekitar Rp45 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi selama periode Ramadan hingga libur Lebaran yang akan ditempatkan di mesin ATM, dan kas cabang operasional.
Anggoro menambahkan, selama periode 14–24 Maret 2026, BSI juga menyiapkan layanan operasional terbatas di 162 kantor cabang, yang diproyeksikan memiliki kebutuhan transaksi langsung di kantor cabang. Daftar nama outlet layanan terbatas dapat diakses melalui website perusahaan www.bankbsi.co.id.
“Kami tetap mendorong nasabah untuk memanfaatkan layanan digital melalui superapps BYOND yang menyediakan fitur transaksi yang lengkap, termasuk tarik tunai tanpa kartu di ATM BSI maupun di jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart,” jelasnya.
Lebih lanjut Anggoro menegaskan komitmen BSI untuk tetap menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah selama periode libur Lebaran. BSI siap melayani kebutuhan nasabah selama periode libur Idul Fitri sebagai bagian dari komitmen terus melayani sepenuh hati.
“Di tengah tren peningkatan transaksi, kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank dan memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Bank Syariah Indonesia,” tutup Anggoro. (hms/smr)





