Sekolah-sekolah di Kabupaten Kebumen merasakan langsung dampak Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dilaksanakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Semarak.co – Salah satu sekolah penerima program revitalisasi di Kebumen, SDN 2 Jatisari, merasakan langsung manfaat program tersebut. Kepala SDN 2 Jatisari Musiyati, menyampaikan bahwa revitalisasi fasilitas sekolah berdampak signifikan terhadap aktivitas belajar siswa.
“Rehabilitasi perpustakaan tidak hanya menghidupkan kembali ruang, tetapi juga menghidupkan semangat belajar dan memperkuat budaya literasi siswa,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Selasa malam (27/1/2026)
Ia menambahkan bahwa kondisi sekolah yang kini lebih representatif turut mendorong pembelajaran yang lebih berkualitas. “Sekolah kami kini lebih kokoh dan mendukung pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada murid,” katanya.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekolah-sekolah di daerah.
“Program revitalisasi satuan pendidikan memberikan dorongan nyata bagi daerah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti turut meresmikan hasil revitalisasi 61 satuan pendidikan di Kebumen sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak dan mendukung proses pembelajaran.
Mendikdasmen menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kolaborasi pemda serta satuan pendidikan dalam menyukseskan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kebumen. Dia menegaskanm apresiasi diberikan karena revitalisasi tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga pada manfaat berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang telah menjadi energi baru bagi sekolah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang layak, kondusif, dan mendukung anak-anak belajar lebih baik, ” ujar Menteri Mu’ti di SDN 2 Jatisari, Kabupaten Kebumen.
Menurutnya, perbaikan ruang belajar merupakan fondasi penting dalam transformasi pendidikan. “Kalau ingin membangun pendidikan, mulailah dari ruang kelas. Ruang belajar yang layak akan mendorong kualitas pembelajaran yang lebih baik dan bermakna,” jelasnya. (hms/smr)





