Wamentrans Viva Yoga: Sinergi Pemerintah dan DPR Sangat Penting untuk Tuntaskan Sengketa Lahan

Wakil Menteri Transmigasi Viva Yoga Mauladi saat tapat di DPR RI. (Foto: Humas Kementerian Transmigrasi/ Antonius A. Giovanni)

Wakil Menteri Transmigasi Viva Yoga Mauladi menyatakan, sinergi antara DPR dan pemerintah penting agar sengketa lahan bisa segera tuntas. Saat ini ada ribuan desa dalam kategori tertinggal dan terbelakang karena masuk dalam kawasan hutan, sehingga sulit membangun infrastruktur.

Semarak.co – Masalah tumpang-tindih lahan di kawasan hutan, tidak hanya menimpa desa, ada ribuan bidang lahan di kawasan transmigrasi juga mengalami hal yang demikian. Menurut Viva Yoga masalah ini harus segera dituntaskan.

Bacaan Lainnya

“Agar adanya kepastian hukum terkait kepemilikan lahan dan tidak terhambatnya roda pembangunan di sana,” tegasnya, saat rapat Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria di DPR, dirilis humas Kementrans usai acara melalui WAGroup ForWaTrans, Kamis (22/1/2026).

Diungkap ada 17.655 bidang tanah transmigrasi berada di kawasan hutan. Dari bidang tanah di kawasan hutan, 4.356 bidang sudah dilepaskan dari status kawasan hutan, 593 bidang proses pelepasan, 9.107 bidang diselesaikan melalui perhutanan sosial, dan 917 bidang dipertimbangkan untuk pelepasan.

Selain penyelesaian melalui mekanisme di atas, ada lahan seluas 2.682 bidang yang perlu diinvetarisasi dan verifikasi lapangan. “Yang belum tuntas kebijakannya akan diselesaikan melalui Pansus ini”, ujarnya.

Viva Yoga optimistis tumpang-tindih lahan di kawasan transmigrasi bisa segera tuntas. Sebab dalam rapat tersebut Pansus Penyelesaian Konflik Agraria DPR memberi dukungan agar kementerian terkait bersama memetakan objek reforma agraria yang berada di kawasan hutan dan di luar kawasan hutan. (ARW/SMR)

Pos terkait