Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), Israel, Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan energi dunia. Gangguan terjadi di dua jalur pelayaran strategis, yakni Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb.
Semarak.co – Situasi semakin kompleks setelah kelompok Houthi memerluas pengaruhnya di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman. Pergerakan itu meningkatkan risiko terhadap kapal-kapal yang melintasi Bab el-Mandeb, salah satu jalur penting perdagangan dan energi internasional.
Di sisi lain, ketegangan di Selat Hormuz, jalur strategis yang masih menjadi perhatian utama pasar energi. Militer AS menyatakan lalu lintas di selat tersebut masih berlangsung, meskipun ancaman terhadap kapal dan awak terus menjadi perhatian.
Arab Saudi juga menghadapi tekanan setelah jaringan pipa East-West Pipeline sempat dihentikan menyusul serangan udara. Jalur tersebut selama konflik menjadi alternatif penting untuk mengirim minyak menuju pelabuhan di Laut Merah.
Reuters melaporkan bahwa penghentian berkepanjangan pipa itu berpotensi mengurangi pasokan minyak dunia dalam jumlah signifikan. Kondisi itu menambah kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan kekurangan pasokan energi internasional.
Dilansir Reuters, Associated Press (AP), RFE/RL dan Gulf News (16-17/9/2026), harga minyak Brent dilaporkan berada di sekitar 108 dolar AS per barel pada Rabu (16/9/2026), mendekati level tertinggi sejak Mei. Kenaikan itu mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan dan pelayaran.
Dampaknya mulai terlihat pada perekonomian negara-negara yang sangat bergantung terhadap impor energi. Jepang, misalnya, mencatat defisit perdagangan sekitar 1,1 triliun yen atau 7 miliar dolar AS pada Agustus 2026 sebagian besar dipengaruhi melonjaknya biaya impor minyak.
Perkembangan itu menunjukkan, konflik regional di Timur Tengah tidak hanya berdampak terhadap negara-negara yang terlibat langsung. Gangguan pelayaran dan energi dapat merembet kepada harga bahan bakar, biaya transportasi, serta inflasi global. (net/rts/ap/rr/gn/kim/smr)





