Gelar Dialog, Kemenekraf Siapkan Rancangan Perpres Percepatan Industri Gim

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberi sambutan dalam forum dialog ‘Fasilitasi Insentif Fiskal & Non-Fiskal bagi Industri Gim’ yang berlangsung di Apple Developer Institute for Professionals, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar forum dialog ‘Fasilitasi Insentif Fiskal & Non-Fiskal bagi Industri Gim’ yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan terkait.

Semarak.co – Wakil Menteri Ekraf (Wamenekraf) Irene Umar menyatakan, kegiatan ini dalam rangka penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.

Bacaan Lainnya

“Industri gim menghasilkan 188 miliar USD pada 2023. Indonesia menyumbang 2 miliar USD. Namun, pangsa pasar pengembang gim Indonesia masih didominasi luar negeri. Kemenekraf siap berkolaborasi memetakan agar talent pool di Indonesia tidak diambil negara lain,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup Kemenekraf Siaran Pers, Rabu malam (6/5/2026).

Wamenekraf menambahkan, penguatan industri tidak hanya berfokus pada pengembang gim, tetapi juga seluruh rantai nilai industri (value chain), termasuk membuka peluang profesi lain seperti Community Management hingga Game Quality Assurance (QA) Tester.

Pemerintah siap mendukung melalui berbagai instrumen, termasuk insentif serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ekraf senilai Rp 10 triliun. “Saya ingin Indonesia menjadi kekuatan utama dalam industri gim karena ini the new engine of growth yang benar-benar di depan mata,” harapnya.

Kegiatan yang berlangsung di Apple Developer Institute for Professionals, Jakarta ini juga digelar daring serta diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas pengembang dan penerbit gim.

Apple Developer Academy sendiri telah hadir di Indonesia sejak 2018 di berbagai kota, seperti Tangerang, Bali, Surabaya, dan Jakarta. Selain itu, Apple juga menghadirkan Apple Developer Institute dengan fokus pada pengembangan gim, kecerdasan buatan (AI), dan DevOps sebagai bagian dari penguatan kapasitas talenta digital. (hms/smr)

 

Pos terkait