Tinju Dunia: Bidik Gelar Dunia Lagi, Canelo Alvarez Siap Comeback

Petinju Saul Canelo Alvarez siap melakukan comeback. Demi kembali naik ring, Canelo mulai menjalani persiapan serius untuk pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 12 September 2026 di Arab Saudi.

Semarak.co Pertarungan tinju dunia tersebut menjadi momen penting bagi petinju asal Meksiko itu setelah hampir satu tahun absen sejak kekalahan dari Terence Crawford. Pada pertarungan sebelumnya di Las Vegas, Canelo harus mengakui keunggulan Crawford melalui keputusan angka mutlak.

Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga dalam karier tinju dunia profesionalnya dari total 68 pertandingan yang dijalaninya, sekaligus mengakhiri dominasinya sebagai juara tak terbantahkan di kelas super middleweight. Demikian dilansir LigaOlahraga.com (16/4/2026).

Setelah pertarungan itu, Crawford memutuskan untuk pensiun, sementara Saul Canelo memilih melanjutkan kariernya. Ia juga menjalani operasi siku yang selama ini tertunda demi memulihkan kondisi fisiknya secara optimal.

Dalam pernyataannya kepada media, petinju Saul Canelo Alvarez mengakui bahwa ia sebenarnya ingin kembali bertarung lebih cepat, namun harus memprioritaskan pemulihan pada cedera yang selama ini terabaikan.

“Saya sebenarnya ingin segera kembali bertarung, tetapi saya harus menjaga kondisi tubuh. Cedera yang terus ditunda akhirnya menumpuk, jadi saya mengambil waktu untuk menyembuhkannya, dan itu keputusan yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini ia merasa dalam kondisi prima dan siap menghadapi tantangan baru. “Saat ini kami masih menganalisis calon lawan. Ada beberapa pilihan, tapi yang jelas kami akan memilih yang terbaik dan tentu saja seorang juara dunia,” lanjutnya.

Ajang tinju akbar bertitel “Mexico Against the World” ini dipastikan akan menampilkan sejumlah petinju top asal Meksiko, namun perhatian utama tetap tertuju pada laga utama yang akan menentukan arah karier Canelo ke depan.

Salah satu kandidat terkuat sebagai lawan adalah juara WBC kelas super middleweight, Christian Mbilli. Petinju tersebut baru saja naik status menjadi juara penuh dan disebut sebagai opsi paling realistis bagi Canelo untuk kembali merebut gelar juara dunia.

Selain Mbilli, peta persaingan di divisi ini juga kian terbuka dengan munculnya sejumlah juara baru. Jose Armando Resendiz kini memegang sabuk WBA, sementara Osleys Iglesias baru saja merebut gelar IBF. Satu sabuk lainnya akan diperebutkan dalam waktu dekat, menambah ketat persaingan di kelas itu.

Dengan posisi Canelo yang masih berada di jajaran teratas, peluang untuk kembali menjadi juara dunia tetap terbuka lebar. Pertarungan pada September nanti akan menjadi ujian penting, apakah ia masih mampu bersaing di level elite setelah kekalahan dan masa pemulihan cedera.

Jika berhasil menang dalam pertarungan tersebut, Saul Canelo Alvarez berpeluang untuk menegaskan bahwa dirinya belum habis dan masih menjadi salah satu kekuatan utama dalam dunia tinju profesional di masa-masa sekarang ini. (net/loc/kim/smr)

Pos terkait