Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengapresiasi peluncuran buku biografi “Jejak Langkah Satya Widya Yudha Pengabdian Tanpa Batas” di Senayan, Jakarta, Jumat (10/4).
Semarak.co – Wamenekraf menyatakan, di tengah tantangan energi global, dedikasi Satya Widya Yudha menjadi kompas moral dan intelektual yang sangat dibutuhkan. Ketahanan energi dan ekonomi kreatif adalah dua pilar yang saling mendukung stabilitas bangsa.
“Kisah perjalanan tokoh bangsa seperti Satya Widya Yudha merupakan bagian dari kekayaan intelektual (IP) bernilai tinggi. Perjalanannya berpotensi untuk diadaptasi ke berbagai subsektor kreatif, seperti film atau konten digital edukatif,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup Kemenekraf Siaran Pers, Sabtu (11/4/2026).
Melalui biografi ini, dia belajar tentang integritas dalam menghadapi krisis global. “Kami berharap buku ini memicu pelaku kreatif untuk mengemas isu-isu berat seperti transformasi energi menjadi karya yang mudah dicerna masyarakat,” tambah Wamenekraf.
Sementara itu, Satya Widya Yudha menyampaikan, buku ini merekam perjalanannya di sektor energi dengan melintasi era tujuh presiden dan bekerja sama melalui sebelas Menteri ESDM. Semua terangkum sejak ia berkarir sebagai profesional migas di perusahaan multinasional, legislator, hingga menjabat di Dewan Energi Nasional (DEN).
”Berbagi pengetahuan adalah jalan menuju keabadian, maka melalui buku ini saya ingin mewariskan catatan peristiwa penting dalam sejarah energi nasional termasuk perjuangan pembangunan LNG Tangguh di Papua agar dapat menjadi literasi yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujar Satya Widya. (hms/smr)





