Wamendukbangga Isyana Dorong Penguatan Peran Orang Tua Hadapi Tantangan Remaja di Era Digital

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam mendampingi remaja menghadapi berbagai tantangan era digital.

Semarak.co – Hal tersebut disampaikan saat membuka Kelas Orang Tua Bersahabat dengan Remaja (BERSAHAJA) Angkatan 3 Tahun 2026, Selasa (23/06/2026), yang digelar secara daring dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

“Indonesia tengah memasuki bonus demografi yang akan sangat menentukan masa depan bangsa. Berdasarkan SUPAS 2025 dan Proyeksi Penduduk Indonesia, kelompok usia muda mendominasi struktur penduduk nasional,” ujarrnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Jurnalis Kemendukbangga/BKKBN, Kamis (25/6/2026).

Menurut Isyana, perkembangan teknologi digital telah membuka ruang besar bagi anak dan remaja untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri. Namun di sisi lain, berbagai persoalan seperti adiksi digital, cyberbullying, paparan konten negatif, hingga menurunnya kualitas komunikasi dalam keluarga menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.

“Kedekatan emosional di rumah merupakan fondasi utama agar anak mampu bersikap bijak di ruang digital. Orang tua harus hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai pendamping yang memahami, mendengarkan, dan membangun komunikasi yang sehat dengan anak,” ujarnya.

Isyana menekankan bahwa pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS sebagai langkah strategis menciptakan ruang digital yang aman bagi anak dan remaja.

Namun demikian, efektivitas kebijakan tersebut tetap membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dalam membangun komunikasi yang hangat, memperkuat literasi digital, serta mendampingi penggunaan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

Kelas BERSAHAJA Angkatan 3 Tahun 2026 turut menghadirkan Muh. Syahdillah Rais Randa Jaya A., Social Media Inspirator sekaligus Duta Genre Indonesia 2025, serta Dr. Wiwin Hendriani, S.Psi., M.Si. dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Kehadiran kedua narasumber tersebut memberikan perspektif dari sisi remaja maupun praktisi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak di tengah derasnya arus transformasi digital.

Pada momentum HARGANAS ke-33 Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Melalui keluarga yang hangat, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, diharapkan lahir generasi muda yang sehat mental, kuat karakter, cakap digital, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (hms/smr)

Pos terkait