Dokuman menujukkansaat sebuah pesawat terbang di bawah lapisan awan tipis dan planet Venus (kanan) yang bergerak melewati Matahari terlihat melalui coelostat di Observatorium Griffith di Los Angeles (5/6/2012). Foto: internet

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menindaklanjuti temuan yang membuka kemungkinan adanya kehidupan di luar planet bumi dengan menjajaki peluang untuk mengirim misi penjelajahan ke Planet Venus.

semarak.co– Sejauh ini, NASA masih mengevaluasi empat proposal riset yang akan disetujui pada April 2021. Ini salah satu proposal yang dievaluasi bertujuan mencari bukti lebih lanjut kemungkinan adanya kehidupan di Planet Venus.

Tim riset yang melibatkan peneliti dari banyak negara menyampaikan sejumlah bukti yang menunjukkan kemungkinan adanya mikroba di atmosfer Planet Venus, pada Senin (14/9/2020)

Pemeriksaan awal peneliti menemukan jejak fosfin. Di bumi, gas fosfin diproduksi oleh bakteri yang hidup di lingkungan tanpa oksigen. Jejak fosfin di atmosfer Venus menjadi petunjuk kuat adanya kehidupan di luar Planet Bumi.

NASA pada Februari 2020 mengumumkan empat misi luar angkasa yang kemungkinan akan disetujui. Sejauh ini, empat proposal misi masih dievaluasi oleh tim pemeriksa NASA. Salah satu proposal, berjudul DAVINCI+, berencana mengirim alat jelajah ke atmosfer Venus.

BACA JUGA :  China dan AS Absen, 156 Negara Gabung dalam Skema Adil Vaksin Global

Ilmuwan Astrobiologi David Grinspoon menyebut Davinci merupakan opsi paling masuk akal untuk menindaklanjuti temuan tersebut atau jejak fosfin.  “Karena satu-satunya cara mengirim misi ke planet Venus dan melihat apa yang terjadi di atmosfer,” kata Grinspoon yang terlibat dalam proyek DAVINCI+, Selasa (16/9/2020).

Di samping DAVINCI+, NASA masih mengevaluasi tiga proposal penjelajahan luar angkasa lainnya, yaitu IVO, misi ke IO, salah satu bulan yang mengorbit Planet Jupiter; Trident, misi ke Triton, salah satu bulan yang mengorbit Planet Neptunus; dan VERITAS, misi yang bertujuan mengetahui riwayat geologis Planet Venus.

NASA menyebut pihaknya kemungkinan memilih satu atau dua dari total empat proposal riset. Sebelum ada temuan jejak fosfin, pencarian kehidupan di luar Bumi tidak banyak menjadikan Planet Venus sebagai objek studi.

Faktanya, NASA pada Juli mengirim pesawat jelajah luar angkasanya ke Planet Mars untuk mencari jejak kehidupan pada masa lalu. Temuan jejak fosfin di Planet Venus diumumkan, pada Senin (14/9/2020).

Kepala NASA Jim Bridenstine mengatakan, ini saatnya menjadikan Venus prioritas. “Tahapan seleksi akan sulit dilewati, tapi proses itu akan adil dan tidak memihak,” tulis Bridenstine melalui pernyataan tertulis, seperti dilansir Reuters, Kamis (17/9/2020).

BACA JUGA :  Presiden Trump Akan Kunjungi Tempat Polisi Tembak Pria Kulit Hitam di Wisconsin

Ilmuwan senior dari Planetary Science Institute Grinspoon mengatakan proses seleksi sebaiknya mempertimbangkan temuan ilmiah terbaru. “Jika misi ke Triton jadi salah satu tujuan dan seseorang dengan teleskop melihat adanya stadion sepak bola di sana, kita harus mengirim misi penjelajahan ke sana,” kata Grinspoon. (net/smr)

LEAVE A REPLY