Setelah banyak pemain sepak bola dunia memberi komentar positif kepada winger kanan FC Barcelona, Lamine Yamal, kini giliran legenda Barça dan Tim Nasional Prancis, Thierry Henry menyematkan komentarnya: “Anak itu seolah-olah bermain di lingkungannya sendiri,” cetusnya.
Semarak.co – Lamine Yamal terus menarik kekaguman dari beberapa nama besar di dunia sepak bola dan pujian terbaru datang dari ikon sejati Barcelona. Mantan penyerang Barça dan Prancis, Thierry Henry, sekali lagi memuji pemain sayap muda tersebut.
Legenda Blaugrana Barcelona dan The Gunners Arsenal yang dijuluki penggemar sepak bola eropa sebagai “King Henry”, pun menyoroti apa yang membuat pemain belia Lamine Yamal sangat menonjol di tahap awal kariernya.
Dalam sebuah wawancara dengan media MARCA, seperti dilansir LigaOlahraga.com pada 5 Mei 2026, Thierry Henry merefleksikan peningkatan pesat Lamine Yamal dan kualitas yang telah menarik perhatiannya.
Meskipun saat ini Lamine Yamal yang kerap beroperasi di sektor kanan Barça absen lantaran dibekap cedera, pemain muda ajaib ini telah memberikan kesan yang kuat baik di level klub maupun internasional. “Dia adalah pemain di liga tersendiri,” kata Thierry Henry memulai.
Mantan penyerang yang kariernya terbilang gilang gemilang di Barçelona, Arsenal dan Timnas Prancis itu kemudian membahas lebih dalam, menunjuk pada momen spesifik yang secara sempurna menggambarkan kedewasaan Lamine Yamal di lapangan.
Mengenang sebuah situasi penting selama pertandingan internasional, Henry menjelaskan, “Tahukah Anda apa yang membuat saya kagum tentang Lamine? Saya ingat di semifinal Euro melawan Prancis,” kata peraih sepatu emas 4 kali di Premier League Inggris.
Di Euro, Spanyol vs Prancis, lanjut Henry, dalam serangan balik, dan sudah unggul 2-1, dia memiliki kesempatan untuk terus menyerang, tetapi tidak, pada usia 17 tahun, dia memiliki kecerdasan untuk menghentikan permainan dan memerlambat tempo, karena itulah yang terbaik untuk tim.
“Dan itulah yang dia katakan kepada timnya. Dia mengontrol bola, menurunkannya, dan mengopernya kembali ke Carvajal. Apa? Pada usia 17 tahun!” kata peraih penghargaan jasa seumur hidup di ajang BBC Sport Personality of The Year tahun 2025.
Bagi Henry, bukan hanya kemampuan teknis Yamal yang menonjol, tetapi juga pemahamannya tentang permainan. Melanjutkan pujiannya, ia menambahkan, “Orang-orang fokus pada keterampilan dan tekniknya, tetapi yang membuat saya kagum adalah kecerdasannya.”
“Anak itu bermain seolah-olah dia berada di lingkungannya sendiri. Waktu akan membuktikan apa yang terjadi, tetapi dia telah menunjukkan kepada saya bahwa dia bisa menjadi bintang di turnamen mana pun,” pungkas pemain yang dijuluki predator sekaligus kreator. (net/loc/m/kim/smr)





