Dalam Konferensi Internasional World Zakat Forum (WZF) 2019 dilakukan kerja sama Baznas dan Gopay. foto: humas Baznas

Bertepatan dengan pembukaan Konferensi Internasional World Zakat Forum (WZF) 2019 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/11/2019), GoPay bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan inovasi kemudahan berzakat secara digital lewat GoZakat.

Dengan aplikasi ini, pengguna GoPay bisa membayar zakat lebih dekat dan lebih mudah lewat fitur GoBills yang tersedia di aplikasi Gojek. Seperti diketahui, Indonesia memiliki potensi zakat yang cukup besar, bahkan bisa mencapai Rp252triliun.

Direktur Utama BAZNAS, M. Arifin Purwakananta mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama ini.  Menurut Arifin kerja sama ini akan mampu mengakomodir tren sedekah digital di masyarakat yang terus menunjukkan grafik yang positif.

“Kami sendiri telah melihat tren positif penggunaan sedekah digital oleh masyarakat, di mana tahun 2018, pengumpulan zakat dari jalur digital mengalami kenaikan dari dua persen menjadi enam persen, dan Baznas memprediksi kontribusi saluran digital dapat mencapai 30 persen pada tahun 2020” papar Arifin dalam rilis Humas Baznas, Selasa (5/11/2019).

Arifin optimis dengan jaringan dan jangkauan GoPay yang luas hampir di seluruh Indonesia ikut membantu menyebarluaskan semangat zakat ke semua daerah. “Kami yakin potensi tersebut dapat dimaksimalkan melalui inovasi zakat digital yang dihadirkan GoPay. Apalagi mengingat jangkauan pengguna GoPay yang luas di seluruh Indonesia,” katanya.

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata mengatakan, sejak donasi digital  diperkenalkan kepada publik bersama Baznas, Ramadan 2018, pihaknya melihat sambutan yang sangat positif dari masyarakat.

“Hingga Oktober 2019, kenaikan donasi digital menggunakan GoPay mencapai 1300 kali lipat dan telah berhasil membantu mengumpulkan donasi senilai Rp 63 miliar,” imbuh Budi.