Nothing But Thieves Kembali Luncurkan Single Baru Evolution

Single anyar bertitel “Evolution” menandai satu dekade grup band Nothing But Thieves tahun lalu, lewat keberhasilan meluncurkan empat album, miliaran streaming, ribuan pertunjukan langsung di seluruh dunia dan basis penggemar global yang loyal.

Semarak.co – Grup band yang beranggotakan lima personel dari Southend ini kembali bermusik hari-hari ini dengan meluncurkan babak selanjutnya lewat single baru yang euforia, ‘Evolution’, yang kini tersedia melalui RCA/Sony Music.

Bacaan Lainnya

Lewat pendekatan perkembangan dunia yang terus berkembang baik secara musikal maupun visual, Nothing But Thieves kembali ke akar mereka — secara harfiah dan tematis — selama waktu mereka di studio baru-baru ini.

Album yang digarap di Angelic Studios tempat mereka membuat album debut mereka, melihat kembali bagaimana mereka memulai dengan semangat DIY yang berakar pada keaslian. Single baru “Evolution” adalah cuplikan pertama dari musik baru band ini.

Single ini akan dipamerkan kepada 250 penggemar langsung dan jutaan fans global mereka sebagai bagian dari siaran langsung YouTube, yang bersamaan dengan pemutaran pertamanya oleh Jack Saunders sebagai Hottest Record Radio 1.

Lewat kemahiran mereka dalam bermusik, untuk bereksperimen di antara genre yang memengaruhi mereka sebagai sebuah band, lagu nan riang dan bertempo cepat ini menggabungkan vokal yang menggelegar.

Dipadu raungan gitar yang energik menjadi sebuah lagu kebangsaan bersama yang unik dan brilian dari Nothing But Thieves. Ditambah lirik yang secara halus merujuk pada tempat pertunjukan di kota asal mereka yang membentuk awal mula karier mereka.

Single ini merupakan hajat mereka yang mendalam. Menjadi inspirasi harmoni, nostalgia dan harapan. Video klipnya, yang difilmkan di London bersama 250 penggemar selama siaran langsung sejak semalam, akan ditayangkan perdana minggu depan bersamaan dengan kabar lebih lanjut dari band ini.

“Ini adalah lagu yang tidak terlalu memikirkan tentang akhir. Saya pikir ketidaksempurnaan dan keaslian menjadi semakin berharga dan itu jelas sesuatu yang menarik bagi kami,” demikian pernyataan Nothing But Thieves yang dilansir Spotlightreport.net (21/5/2026).

“Kami telah menghabiskan waktu untuk mencoba mencari tahu apa yang nyata dan konkret tentang siapa kami dan bagaimana kami menggunakan waktu kami. Orang-orang yang kami ajak berkeliling dunia,” kata Nothing But Thieves.

“Momen-momen manusiawi di atas panggung, hubungan yang kami jalin dengan mereka yang datang ke pertunjukan kami. Itu nyata. Ini semacam surat cinta untuk orang-orang di dunia kita,” tambahnya dikutip Spotlightreport.net.

Pada tahun 2023, band Nothing But Thieves sukses melempar album #1 pertama mereka dengan lewat tajuk “Dead Club City”, yang menandai album Top 10 keempat mereka setelah “Moral Panic”, “Broken Machine” dan “Nothing But Thieves”.

Mereka menyertakan album terakhir lewat “The DCC World Tour”, yang mencakup dua malam yang tiketnya ludes terjual di Wembley Arena, London, Inggris, bersama dengan beberapa arena dan pertunjukan yang tiketnya terjual habis di seluruh Eropa dan Amerika Utara.

Secara bertahap, mereka membangun status mereka sebagai salah satu band tur terbesar di Inggris dan Eropa. Dengan penjualan album di seluruh dunia mencapai lebih dari 1,2 juta kopi, 2 miliar streaming di seluruh dunia, dan 250 juta penayangan video.

Mereka telah membangun basis penggemar yang loyal dan luas untuk suara alternatif rock yang mereka usung. Ini sangat berpengaruh dan mencapai kesuksesan global dengan sejumlah penghargaan emas dan platinum di seluruh dunia. (net/slrn/kim/smr)

Pos terkait