Mutu Rakyat Indonesia Ayam Sayur, Guru Besar UI Prof Ronnie: Presiden Jokowi tak Bisa Dimakzulkan

Gelombang massa mengepung dan sebagian lagi masuk menduduki istana Presiden Sri Lanka Rajapaksa. Foto: internet

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Ronnie Higuchi Rusli menyebut kejadian di Sri Lanka tak akan bisa meledak di Indonesia apalagi untuk tujuan memakzulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, kata Prof Ronnie, mutu rakyat Indonesia ayam sayur yang berbeda jauh dengan di Sri Lanka.

semarak.co-“Gak ada yg bisa memakzulkan Presiden wong ayam sayur semua. Kasih cepek/nopek ceng bukan kelas tiao tapi ceng saja sdh gembira. Sdh senang pulang kerumah masing2 gak jd demo besar,” tulis Prof Ronnie di media sosial twitter pribadinya, Senin (11/7/2022) dilansir wartaekonomi di babe.news/11 Juli 2022, pukul 16.42 WIB.

Bacaan Lainnya

Dilanjut Prof Ronnie dalam cuitannya yang sama, “Mutu rakyat disini bukan level rakyat di Sri Langka, cukup kasih dedek ayam2 sdh pulang kandang.”

Cuitan Prof. Ronnie ditanggapi beragam oleh warganet di Twitter. “Betul banget prof,” ucap akun @mgelap*****.

“Kesimpulannya beda banget sama rakyat Srilanka,” tulis akun @rachm****.

“PAN misalnya dikasih kursi menteri,” tulis akun @AJa*****.

Kemudian link berita wartaekonomi di babe.news/11 Juli 2022, pukul 16.42 WIB yang di share ke berbagai media sosial whatsapp (WA), terutama WA Group ditambahi komentar dukungan. Antara sebagai berikut:

“Rakyat (cukup): Bengong, Diam, Pasrah, dan Doa melihat Kezoliman selama 8 tahun yg semakin membabi buta, Bagai Buih Di Lautan!” demikian komentar postingan pertama yang dilanjutkan anggota WAGroup lainnya.

“Nabi Ibrahim as, Rasulullah SAW diperintahkan untuk menghancurkan berhala-berhala, kini oleh rezim kodok buduk, berhala² menjamur bermunculan di NKRI bahkan para pemuja berhala disembah di’sanjung² oleh rezim jongos!”

“Rakyat kecil dijajah di negeri sendiri, penguasa oligarki menjadi raja dgn beking aparat yg menjadi kacungnya!”

“1 1′ nya jalan, sesegera mungkin… hancurkan rezim Oligarki, seperti rakyat Sri Lanka hancurkan rezim yg berkuasa. Agar hidup aman damai seperti sebelum rezim dukun kodok buduk tukang Utang berkuasa!”

“Tak ada lagi yang diharapkan dari sebuah negara ketika kebohongan sudah menjadi watak kekuasaan. Tak ada lagi harapan sebuah negara akan maju apabila para cukong, politisi dan aparatnya sudah bersekongkol dalam tindak kejahatan secara terbuka tanpa rasa malu, tanpa rasa berdosa, dan tanpa rasa apa-apalagi atas nama sebuah azas dan norma demi kepentingan kelompoknya.”

Selanjutnya postingan komentar dari member yang panjang seperti opini sebagai berikut: “Dibelahan bumi 🌏 manapun (kecuali di negara² Komunis), pemerintah yg waras berupaya membuat rakyatnya sejahtera, aman, dan hidup damai.”

Di 🇮🇩 sejak era rezim Islamphobia psikopat Jokovid berkuasa tidak berhenti rakyat diadu domba, mereka gencar memfitnah dan mengkriminalisasi umat Islam, begitu bencinya rezim dan antek²nya terhadap Islam, mereka menggunakan kekuatan aparat (TNI-Polri) untuk mempertahankan kekuasaan dengan segala cara.”

Sebelum Jokowi berkuasa, kehidupan umat antar beragama jauh lebih rukun, tidak ada BuzzeRp² jahanam yg ditugasi untuk membuat hoax dan kegaduhan, termasuk pejabat²nya silih berganti (sengaja) membuat keonaran tiada henti.

Kini rakyat telah berhasil dibuat terpecah belah oleh rezim pengkhianat yg sangat jahat ini, mereka tidak amanah, dan tidak peduli kondisi bangsa & negara, yg penting ber’lomba² memperkaya diri. Anehnya, masih banyak rakyat buta tuli masabodo, tidur lelap (takut ditangkap/takut mati?) tidak peduli dengan kondisi negara sudah kritis sangat 🆘.

Utang yg meroket, budaya korupsi semakin terang²an, kriminalisasi terhadap umat Islam, BUMN² di’bangkrut’kan, utang BUMN² melimpah, relawan² ProJo dikasih posisi² strategis dengan tujuan menghancurkan Republik Indonesia. (Nyaris) semua pejabat hanya fokus ber’lomba² korupsi memperkaya diri, tidak memikirkan nasib Bangsa Negara, dan kesejahteraan rakyat.

 

sumber: babe di WAGroup Rumah Aspirasi Gerindra (postRabu13/7/2022/dahlan)/INDONESIA ADIL MAKMUR (Sabtu16/7/2022/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *