Kementerian PU Siap Dukung Penanganan Jalan Provinsi Menuju Pining Gayo Lues Secara Bertahap

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap mendukung penanganan infrastruktur terdampak bencana di Aceh, termasuk ruas jalan provinsi Blangkejeren – Kutacane,

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap mendukung penanganan infrastruktur terdampak bencana di Aceh, termasuk ruas jalan provinsi Blangkejeren – Kutacane, yang menghubungkan wilayah Pining di Kabupaten Gayo Lues.

Semarak.co – Keterlibatan Kementerian PU pada jalan daerah merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, terutama dalam kondisi darurat pascabencana, tanpa mengabaikan tanggung jawab utama dalam menjaga konektivitas jalan nasional.

Bacaan Lainnya

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa menjaga konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah dalam situasi darurat bencana, mengingat peran strategis jalan dan jembatan sebagai penggerak utama aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” kata Menteri Dody, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Jurnalis PU608, Senin (2/2/2026).

Dalam mendukung penanganan ruas jalan provinsi Blangkejeren–Kutacane, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah memulai mobilisasi alat berat secara bertahap guna membantu penanganan darurat sesuai kebutuhan lapangan dan progres pekerjaan.

Penanganan difokuskan pada ruas Blangkejeren–Kutacane, tepatnya di Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, dengan titik awal penanganan berada di Ae Bobo, Blangkejeren dan Tetumpun. Sebanyak empat unit alat berat disiagakan .

Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro menyampaikan dukungan Kementerian PU terhadap jalan provinsi dilakukan dengan bertahap dan terukur dengan melihat progres dan kebutuhan penanganan jalan nasional.

“Kementerian PU memberikan bantuan penanganan jalan provinsi secara bertahap dengan melihat kebutuhan di lapangan serta progres pekerjaan penanganan jalan nasional yang sedang kita tangani. Saat ini alat berat siap dimobilisasi untuk penanganan lanjutan menuju Pining,” ujar Heri.

Sejalan dengan itu, Kementerian PU juga terus mempercepat pemulihan dan peningkatan konektivitas jaringan jalan nasional di wilayah Gayo Lues dan sekitarnya, yang hingga saat ini menunjukkan progres signifikan.

Sejumlah ruas strategis telah kembali terhubung dan fungsional, antara lain Batas Aceh Tengah/Gayo Lues – Blangkejeren, fungsional untuk kendaraan roda dua dan roda empat sejak 21 Desember 2025.

Ruas Blangkejeren – Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, kembali fungsional untuk kendaraan roda dua dan roda empat sejak 9 Januari 2026 pascalongsor. Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara – Kota Kutacane, terhubung dengan penanganan longsor dan pemasangan Jembatan Bailey pada Jembatan Lawe Mengkudu I, serta progres pembangunan jembatan permanen yang terus berjalan.

Selain itu, sejumlah ruas nasional lain di Aceh, termasuk koneksi Bireuen, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Tenggara, hingga Takengon, juga telah difungsionalkan melalui penanganan darurat, pemasangan Jembatan Bailey, serta pembangunan jembatan permanen dengan progres yang terus meningkat. (*)

 

Pos terkait