Tangkapan layar aplikasi video meeting Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam Webinar A Journey of Aksara Indonesia Monitoring, Evaluation, and Reporting Tool for Low Carbon and Climate Resilient Development secara daring dari Jakarta melalui link zoom, Kamis (14/10/2021). Foto: humas Bappenas

Kementerian PPN/Bappenas melalui Sekretariat Low Carbon Development Indonesia (LCDI) menggelar Webinar A Journey of Aksara Indonesia Monitoring, Evaluation, and Reporting Tool for Low Carbon and Climate Resilient Development secara daring dari Jakarta, Kamis (14/10/2021).

semarak.co-Webinar ini sekaligus menjadi agenda pamungkas LCDI Week 2021 ini membahas peran Aplikasi Perencanaan Pemantauan Aksi (Aksara) yang berperan untuk menyediakan data dan informasi Pembangunan Rendah Karbon (PRK) dan Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) dan menyediakan sistem pengumpulan pelaporan capaian aksi PRK dan PBI.

Aksara mencatat, jumlah aksi PBI pada 2020 sebanyak 170 aksi, dengan persentase capaian terhadap target PDB Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebesar 84 persen. Implementasi aksi PBI tercatat mampu mengurangi kerugian ekonomi sebesar Rp 44,4 triliun.

Sementara itu, jumlah aksi capaian PRK pada 2010-2020 sebesar 20.209 aksi daerah dan kementerian/lembaga. Nilai capaian penurunan emisi gas rumah kaca pada 2020 sebesar 24,13 persen terhadap baseline, belum termasuk sektor kehutanan.

Kontribusi pemerintah daerah dalam capaian PRK di 34 provinsi sangat besar, melalui pelaporan aktif setiap tahun, dengan lebih dari 500 pengguna aktif tingkat daerah, dan lebih dari 20.000 aksi Pembangunan Rendah Karbon Daerah (PRKD) sepanjang 2010-2020.