Kampanye Anak Indonesia Sehat Tahap ke-5 Dimulai, Langkah Bersama Wujudkan Generasi Emas

Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membuka Kampanye Anak Indonesia Sehat Tahap ke-5 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Yogyakarta.

Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membuka Kampanye Anak Indonesia Sehat Tahap ke-5 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Yogyakarta. Acara yang dihadiri 330 peserta ini menjadi langkah strategis menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sejak dini.

Semarak.co – Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan M Muchlas Rowi menegaskan bahwa kampanye ini didorong langsung oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti, agar anak-anak tumbuh sehat dan kuat.

Bacaan Lainnya

“Kampanye Anak Indonesia Hebat jadi langkah bersama mewujudkan Generasi Emas di seluruh nusantara,” ujar Muchlas Rowi, saat membuka acara, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Minggu malam (23/11/2025).

Ia menekankan, ikhtiar ini adalah upaya menyosialisasikan tujuh kebiasaan utama: Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bermasyarakat, dan Tidur cepat atau istirahat yang cukup.

Direktur PAUD Nia Nurhasanah menjelaskan, kegiatan ini adalah implementasi strategi program prioritas Kemendikdasmen, yaitu Partisipasi Semesta, yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemda, mitra seperti Bank Pemerintah DaerahYogyakarta (BPD DIY), dan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI).

“Kegiatan kampanye ini bertujuan untuk mendorong implementasi dari gerakan 7 Kebiasaan anak Indonesia Hebat yang merupakan salah satu program prioritas Kemendikdasmen untuk mengelola pendidikan karakter anak-anak kita,” jelas Nia.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman Agung Armawanta menyoroti dukungan pemkab bagi keluarga kurang mampu, termasuk pembiayaan pendidikan hingga jenjang sarjana untuk satu anak per keluarga miskin, serta rencana bantuan laptop bagi PAUD.

Pengalaman Belajar Menyenangkan 

Kampanye Anak Indonesia Sehat menjadi ajang implementasi nyata pengalaman belajar yang menyenangkan. KPOTI hadir memeriahkan suasana dengan berbagai permainan tradisional seperti bola bekel, gasing, patheng dudu, dan engklek.

Sri Rustianti, guru pendamping dari TK Annur III Gondangan, menyampaikan kesan positif kegiatan ini. Ia menilai permainan tradisional seperti patheng dudu lebih menarik dan lebih mengasah kreativitas anak. Manfaat lain yang didapatkan adalah membangun rasa percaya diri murid dan kemampuan bersosialisasi.

Keterlibatan aktif murid terlihat jelas, bahkan sebelum acara dimulai. Sri Rustianti menyebutkan bahwa muridnya rutin melakukan Senam Anak Indonesia Hebat, dan bahkan kelompoknya baru saja meraih juara 1 lomba senam untuk kategori TK.

Salah satu murid, Kala (5 tahun), yang sedang bermain patheng dudu, mengaku merasa “senang” dan “seru” karena berhasil menumpuk balok-balok tersebut berdiri dan bertemu banyak teman baru.

Melalui kolaborasi Partisipasi Semesta dan fokus pada pendidikan karakter, Kemendikdasmen tidak hanya mensosialisasikan kebijakan, namun juga menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan fondasi pendidikan usia dini yang kuat dan berkesinambungan.

“Kegiatan ini tentunya tidak hanya menjadi ajang sosialisasi kebijakan, tetapi merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak kita sejak usia dini,” tutup Nia. (hms/smr)

Pos terkait