Benamkan Tunisia, Belanda Pesan Tempat untuk Bersua Maroko

Belanda tampil mengesankan. Dalam pertandingan melawan Tunisia, de Oranje berhasil menggulung tim Afrika asuhan pelatih Herve Renard dengan skor cukup telak, 3-1 di Kansas City Stadium pada hari Kamis, 25 Juni pukul 18:00 (waktu setempat).

Semarak.co – Tim asuhan Ronald Koeman mencetak dua gol cepat untuk mengamankan posisi puncak di Grup F, sementara Elang Kartago tereliminasi dari Piala Dunia tanpa secuil poin pun. Gol hasil bunuh diri Skhiri menit ke-3, Brobbey (7), Van Hecke (62). Sementara Tunisia memerkecil kekalahan lewat gol Mastouri (54).

Bacaan Lainnya

Belanda mengamankan posisi puncak di Grup F dan melaju ke babak 32 besar melawan wakil Afrika lainnya, Maroko di Monterrey pada 29 Juni 2026 setelah mengalahkan Tunisia di Kansas City Stadium, Amerika Serikat (26/6/2026).

Pasukan Ronald Koeman hanya membutuhkan tiga menit untuk memecah kebuntuan kontra lawan mereka yang sudah tersingkir, ketika kapten Ellyes Skhiri mencetak gol bunuh diri dari umpan silang Denzel Dumfries saat berupaya mencegah bola mencapai Brian Brobbey.

Dan tak lama kemudian skor berubah menjadi 2-0, saat Brobbey kembali mencetak gol ketiganya di turnamen ini dari jarak dekat setelah bek tangguh Liverpool Virgil van Dijk menyundul bola hasil tendangan bebas ke arah gawang. Demikian dilansir Fifa.com (26/6/2026).

Tim Eagles of Carthage, yang telah menjalani turnamen ini usai dikalahkan telak oleh Swedia dan Jepang, hampir mencetak gol di menit-menit awal, namun Ismael Gharbi malah menendang bola melambung di atas gawang meskipun berada di posisi yang benar.

Sejak saat itu, tim asuhan Herve Renard melalui pertandingan sisa dalam kondisi ditekan oleh Belanda. Tunisia hampir kembali kebobolan di awal babak kedua yang diguyur hujan, ketika Skhiri melakukan blok dengan baik untuk mencegah tendangan keras Dumfries mengancam Aymen Dahmen.

Tunisia berhasil memerkecil kedudukan ketika Hazem Mastouri diberi terlalu banyak ruang di area penalti untuk menyundul bola hasil sepak pojok Hannibal Mejbri, namun Belanda langsung membalas melalui Jan Paul van Hecke yang menyundul bola hasil umpan Tijjani Reijnders. (net/fifa/kim/smr)

Pos terkait