BAZNAS Hadirkan Balai Ternak Kambing Perah di Wonogiri, Perkuat Ekonomi Peternak Mustahik

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Wonogiri meluncurkan program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sumberharjo, Wonogiri.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Wonogiri meluncurkan program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sumberharjo, Wonogiri, sebagai upaya memberdayakan peternak dari kalangan mustahik, serta mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pengembangan usaha peternakan.

Semarak.co – Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad menyampaikan, Program Balai Ternak BAZNAS menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, BAZNAS kembali meluncurkan Program Balai Ternak, kali ini di Wonogiri. Kita ketahui bersama potensi usaha peternakan di wilayah ini sangat strategis. Insya Allah program ini akan berkembang dan memberikan manfaat bagi para mustahik,” ujar Idy, dirilis humas melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Kamis malam (16/7/2026).

Idy menjelaskan, Program Balai Ternak di Wonogiri memberdayakan 20 kepala keluarga (KK) mustahik dengan total bantuan sebesar Rp517.460.000, hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

Idy menjelaskan, anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan 42 ekor kambing perah unggul seperti pejantan dan indukan Kambing Saanen (strain kambing khusus perah), pembangunan sarana pendukung seperti kandang khusus ternak perah seluas 600m².

Selai itu ada juga Rumah Perah untuk Sterilisasi Susu, Frezeer Susu kapasitas 1.000 liter, Sarana Pengolahan Susu Kambing, dan Pengemasan serta pendampingan usaha bagi para peternak. “Dengan program Balai Ternak ini, pendapatan peternak diproyeksikan meningkat dari Rp1,8 juta menjadi Rp3,66 juta per bulan,” katanya.

Lebih lanjut, Idy mengatakan, zakat, infak, dan sedekah harus mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi penerima manfaat. Karena itu, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan berupa aset ternak, tetapi juga memastikan adanya pendampingan, peningkatan kapasitas peternak, hingga penguatan akses pasar agar usaha yang dijalankan dapat terus tumbuh.

“Tujuan akhirnya dari program pemberdayaan BAZNAS yang terus digaungkan ini bukan hanya sekadar meningkatkan pendapatan, melainkan mendorong mustahik bertransformasi menjadi muzaki sehingga bisa berkontribusi,” ujarnya.

Kepala Bagian Kesra Kabupaten Wonogiri Rujito menyambut baik program Balai Ternak BAZNAS di Wonogiri. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan di sektor peternakan yang memiliki potensi besar di Wonogiri.

“Kami mengapresiasi BAZNAS yang menghadirkan Program Balai Ternak di Wonogiri. Sektor peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber penghidupan masyarakat apabila didukung melalui program pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak keluarga prasejahtera terbantu melalui berbagai program strategis Bersama. “Pemkab  Wonogiri siap bersinergi  mendukung keberhasilan program ini,” tegasnya. (hms/smr)

Pos terkait