Ka'bah di Masjidil Haram Mekkah Arab Saudi. Foto:shutterstock/kompas.com

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan telah menangguhkan penerbangan dari beberapa negara terkait dengan antisipasi menyebarnya varian baru Covid-19, yaitu varian Omicron, pada Minggu (28/11/2021).

semarak.co-Sejumlah negara yang dibatasi masuk ke Arab Saudi yakni: Malawi, Zambia, Madagaskar, Angola, Seychelles, Mauritius, Komoro. Arab Saudi juga akan menangguhkan masuknya orang nonArab Saudi yang datang langsung maupun transit dari negara-negra di atas.

Kecuali jika mereka telah menghabiskan waktu tak kurang dari 14 hari di negara lain yang memiliki prosedur kesehatan sesuai dengan aturan Arab Saudi terkait aturan pembatasan ke negara-negara tersebut.

Sementara itu mereka yang diperbolehkan masuk Arab Saudi akan diharuskan melakukan karantina selama lima hari terlepas dari apakah mereka divaksin ataukah tidak. Kementerian Dalam Negeri sebelumnya juga menangguhkan penerbangan dari dan ke sejumlah negara di Afrika, di antaranya: Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho, Eswatini.

Atau mereka yang melewati negara itu setidaknya setelah 1 November 2021, maka diharuskan melakukan tes PCR dengan hasil negatif yang diambil saat tiba di Arab Saudi. “Semua prosedur dan tindakan tunduk pada evaluasi berkelanjutan oleh otoritas kesehatan yang kompeten di Kerajaan, sesuai perkembangan,” tulis peraturan yang dikutip dari Alarabiya.

Seperti dilansir kompas.com – 01/12/2021, 16:30 WIB/Kementerian juga memperingatkan agar warga dan penduduk menghindari bepergian ke negara-negara yang disebutkan tersebut sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut.

Sejumlah negara saat ini tengah meningkatkan kewaspadaannya terhadap datangnya varian Omicron yang merupakan varian baru yang terdeteksi di Afrika Selatan. Badan Kesehatan Dunia sebelumnya pada Jumat telah memperingatkan agar negara-negara dunia waspada terhadap varian baru ini. Saat ini peneliti masih menyelidiki mengenai bagaimana kemampuan varian baru terhadap vaksin.

Padahal sebelumnya Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menyambut baik kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait vaksin covid-19 dan karantina jamaah umrah dari luar negeri. Menyusul diumumkannya kebijakan otoritas penerbangan Saudi yang telah mencabut suspend bagi Indonesia.